Pekanbaru – Wakil Bupati Kampar, Misharti, menghadiri kegiatan silaturahmi dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau di Balai Dang Merdu Bank Riau Kepri Syariah, Pekanbaru, Minggu (12/04).
Mengusung semangat “Tali Bapilin Tigo”, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan tokoh masyarakat dalam mendorong terwujudnya Riau yang cemerlang, gemilang, dan terbilang.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, bersama sejumlah tokoh penting Bumi Lancang Kuning, di antaranya Ketua Umum FKPMR Mambang Mit, Ketua Umum Lembaga Adat Melayu Riau Raja Marjohan Yusuf, Dewan Pembina FKPMR sekaligus mantan Gubernur Riau Saleh Djasit, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Riau Saidul Amin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Misharti juga hadir bersama sejumlah anggota DPR RI dari daerah pemilihan Riau, di antaranya Ahmad, Karmila Sari, Hendry Munief, serta Syahrul Aidi Maazat.
Di sela kegiatan, Misharti turut menyuarakan sejumlah isu strategis daerah, salah satunya terkait aktivitas galian C di Kecamatan Kampar Utara yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Riau.
“Permasalahan ini akan kami tindak lanjuti bersama Pemerintah Provinsi Riau, karena sudah sangat meresahkan masyarakat Kabupaten Kampar,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa esensi dari silaturahmi ini adalah memperkuat sinergi dan kebersamaan seluruh elemen dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Kampar.
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Riau sekaligus Ketua MUI Provinsi Riau, Saidul Amin, yang mengangkat tema pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi utama persatuan.
“Kita harus menyatukan langkah dan hati. Sinergi antara pemuka masyarakat, pemerintah, dan ulama adalah kekuatan utama dalam menghadapi tantangan zaman,” ujarnya di hadapan para tamu undangan.
Sementara itu, Ketua Umum FKPMR, Mambang Mit, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen FKPMR dalam menjadi jembatan komunikasi dan wadah diskusi demi kemajuan masyarakat Riau secara menyeluruh.
Dalam pertemuan tersebut juga disepakati pembentukan Forum Komunikasi Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Riau, yang diketuai oleh Ahmad dan sekretaris Karmila Sari. Forum ini diharapkan menjadi wadah sinergi dalam memperjuangkan percepatan pembangunan daerah, termasuk sektor ekonomi, infrastruktur, serta menyikapi isu pengurangan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah lintas generasi. Nuansa kebersamaan yang terbangun menjadi bukti kuat bahwa FKPMR tetap menjadi wadah pemersatu dalam mengawal pembangunan Riau menuju masa depan yang lebih gemilang.












