Hadapi Karhutla Lahan Gambut 5 Hektar di Rimbo Panjang, Polres Kampar Kerahkan Tim Gabungan & Dukungan Helikopter

- Penulis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR – Perjuangan menaklukkan titik api di lahan gambut terus berlanjut di wilayah Kecamatan Tambang. Memasuki hari ke-6 penanganan kebakaran, Tim Gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan Manggala Agni kembali memusatkan kekuatan di lokasi antara Jalan Perwira dan Jalan Keluarga, Dusun II Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, Kamis (20/8/2026) pagi. Lokasi ini tercatat pada koordinat 0.426282, 101.318764, dengan luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 5 hektar berupa tanah gambut tebal yang tertutup semak belukar.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Operasi penanganan dikerahkan secara masif. Pasukan lapangan dikerahkan berjumlah 27 personel, terdiri dari 9 personel Polri, 9 personel TNI, dan 9 personel ahli pengendali kebakaran dari Manggala Agni. Dukungan sarana prasarana disiapkan lengkap demi menembus kesulitan medan: 6 unit roda dua, 4 unit roda empat, 1 unit tangki air besar, 3 unit mesin ministrek, 3 unit nosel, serta 32 gulung selang ukuran 1,5 inci. Bahkan, dukungan udara berupa 1 unit helikopter Water Booming dikerahkan untuk memperkuat upaya pengejaran api yang sulit dijangkau.

 

Namun, tantangan di lapangan tidaklah ringan. Lokasi kebakaran meski dekat dengan akses jalan umum, dihambat oleh kondisi alam berupa arah angin yang kencang. Hal ini membuat api menyebar cepat dan asap menghalangi pandangan, serta menyulitkan penyemprotan air secara efektif ke titik pusat kebakaran di lahan gambut. Identitas pemilik lahan saat ini masih dalam proses penelusuran lebih lanjut.

 

Strategi diterapkan menyeluruh: tim tidak hanya memadamkan api yang terlihat, namun juga melakukan blokade ketat pada lahan yang belum terbakar guna mencegah perluasan. Selain itu, dipasang Police Line di sepanjang garis TKP sebagai batas resmi keamanan dan tanda penyekatan wilayah kejadian agar tidak dimasuki pihak yang tidak berkepentingan.

Baca Juga:  DUA WNA SINGAPURA MENINGGAL DALAM SEPEKAN DI APARTEMEN POLLUX HABIBIE, PROSEDUR KEAMANAN DAN AKSES INFORMASI JADI SOROTAN

 

Menjelang sore pukul 17.30 WIB, kegiatan harus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Persediaan air di lokasi dinyatakan sudah kering/habis, sementara sisa-sisa asap masih terlihat mengepul tanda potensi panas di dalam tanah. Maka diputuskan operasi pendinginan akan dilanjutkan kembali pada keesokan harinya. Meski demikian, kondisi keamanan di lokasi terpantau aman, terkendali, dan kondusif.

 

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, menyampaikan tempat terpisah bahwa Kami serius menanggapi setiap titik api di wilayah Kampar. Meskipun dihadapkan pada medan gambut yang sulit dan angin yang menantang, sinergi antara Polri, TNI, dan Manggala Agni tetap solid bekerja. Kami kerahkan segala daya upaya, mulai dari peralatan darat hingga dukungan helikopter. Pemasangan Police Line juga kami lakukan untuk ketertiban dan keamanan TKP. Meski hari ini harus berhenti karena keterbatasan air, tim kami tetap waspada dan siap kembali melanjutkan pendinginan esok hari agar api benar-benar mati total. Kami mengimbau masyarakat tetap menjaga kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan yang berisiko tinggi ini,” tegas Kapolres Kampar.

 

Kegiatan berjalan penuh kehati-hatian dan profesionalisme, dengan prioritas utama keselamatan personel serta keamanan wilayah.

 

Lp. Indra Ef..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PANDAWA Kursus Mengemudi Pekanbaru, Belajar Aman dan Percaya Diri, Setir Jadi Ahli!
Warga Sei Jernih Tuntut 5 Poin kepada PT Agrinas Palma Nusantara, Dt. Eri Bakri: Kami Beri Waktu 2×24 Jam
Konferensi Pers Ungkap Kasus 17 Hektar  Terbakar dan 4 Pelaku di Amankan Polres Kampar Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan
Siswa SESKOAD Gelar Diskusi Strategis di Polres Kampar, Pelajari Penanganan Karhutla yang Terpadu  
DPRD Riau Soroti Maraknya Tambang Ilegal, Edi Basri: Jangan Tebang Pilih dalam Penegakan Hukum
H. Edi Basri Hadiri Diklat Laskar Gerindra Riau di Danau Rusa, Beri Semangat Peserta
Kapolsek Tapung Kompol Y. Emanuel Bambang Dewanto, S.H. Ajak Masyarakat Semarakkan HUT RI ke-81 dengan Senam Sehat dan Perlombaan
Tiga Pengedar Sabu-sabu Ditangkap Polres Kampar di Desa Sei Jernih, Sita 4.25 Gram Sabu-sabu 
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 06:35 WIB

PANDAWA Kursus Mengemudi Pekanbaru, Belajar Aman dan Percaya Diri, Setir Jadi Ahli!

Selasa, 1 September 2026 - 12:32 WIB

Warga Sei Jernih Tuntut 5 Poin kepada PT Agrinas Palma Nusantara, Dt. Eri Bakri: Kami Beri Waktu 2×24 Jam

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:38 WIB

Konferensi Pers Ungkap Kasus 17 Hektar  Terbakar dan 4 Pelaku di Amankan Polres Kampar Terkait Pembakaran Lahan dan Hutan

Senin, 31 Agustus 2026 - 04:05 WIB

Siswa SESKOAD Gelar Diskusi Strategis di Polres Kampar, Pelajari Penanganan Karhutla yang Terpadu  

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 05:08 WIB

DPRD Riau Soroti Maraknya Tambang Ilegal, Edi Basri: Jangan Tebang Pilih dalam Penegakan Hukum

Berita Terbaru