Temui BPKAD Riau, Komisi III DPRD Bengkalis Harapkan Kejelasan DBH dan Tunda Salur

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 01:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru, – Guna memperoleh kejelasan terkait Dana Bagi Hasil (DBH) Provinsi Riau serta tunda salur tahun anggaran 2024 dan 2025 untuk Kabupaten Bengkalis, Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis didampingi OPD terkait bertemu dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau di Pekanbaru, Kamis (29/1/2026).

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis, Rahmad, S.I.Kom, menyampaikan bahwa kondisi efisiensi anggaran yang dialami hampir seluruh daerah memberikan dampak besar terhadap pemenuhan kebutuhan daerah serta perputaran ekonomi masyarakat, termasuk di Kabupaten Bengkalis.

“Dengan kondisi efisiensi yang terjadi saat ini, kami memahami dampaknya sangat besar bagi daerah. Karena itu kami perlu mendapatkan gambaran yang jelas terkait Dana Bagi Hasil dan tunda salur tahun 2024 dan 2025, karena ini menjadi harapan bagi berbagai program kegiatan untuk masyarakat Kabupaten Bengkalis,” ujar Rahmad.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hal tersebut, Ketua Tim Perencanaan Program BPKAD Provinsi Riau, Tengku Ridwan, menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau memang masih memiliki kewajiban kepada Kabupaten Bengkalis, mencakup DBH Triwulan III dan IV tahun 2024 serta tahun 2025.

Ia menambahkan bahwa kondisi keuangan di tahun 2025 tidak hanya dialami oleh Pemprov Riau, namun juga oleh seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau, sehingga semua daerah harus melakukan pengencangan ikat pinggang dalam belanja daerah.

Baca Juga:  Akselerasi Infrastruktur, Bupati Rokan Hulu Hadiri Pertemuan Strategis Kemendagri di Jakarta

“Untuk tahun 2026, kami telah melaporkan besaran tunda bayar ke seluruh kabupaten dan kota. Sesuai arahan Gubernur, Provinsi berupaya memenuhi kurang salur kepada daerah, karena kabupaten dan kota juga sangat bergantung pada DBH ini, tentu dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah,” jelas Tengku Ridwan.

Sementara itu, Ayu Saputri dari BPKAD Provinsi Riau menyampaikan bahwa saat ini Inspektorat Provinsi Riau sedang melakukan review terhadap kurang salur kepada 12 kabupaten/kota. Apabila kondisi keuangan memungkinkan, maka penyaluran akan dilakukan kembali.

Rahmad kembali menegaskan harapan Komisi III agar penyaluran tunda salur dapat segera direalisasikan, mengingat kondisi perekonomian masyarakat Kabupaten Bengkalis, khususnya di wilayah kepulauan, saat ini cukup kewalahan.

Menutup pertemuan, Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis berharap adanya sinergi yang lebih kuat dari Pemerintah Provinsi Riau serta memprioritaskan Kabupaten Bengkalis dalam penyaluran tunda salur Dana Bagi Hasil tahun 2024 dan 2025 demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.**Edi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Kuasai Ratusan Hektare Lahan di Luar HGU, Warga Kota Garo Gelar Aksi Damai di PT Sekar Bumi Alam Lestari
Dua Perusahaan Mitra Diduga Dikondisikan Jadi Korban — Ada Apa yang Disembunyikan RSUD Raja Ahmad Tabib di Balik Tunggakan Rp460 Juta?
Gelper Berkedok Hiburan Keluarga di Batam Disorot, Dugaan Praktik Judi di SKY GAME Tuai Pertanyaan Publik
Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Maritim Mengemuka, Aktivitas di PT Marinatama Gema Nusa Disorot
Gelper di Kavling Seroja Disorot, Dugaan Praktik Judi Berkedok Hiburan Tuai Sorotan Warga
Solar Diduga Dipindahkan ke Mobil Tangki dari Pelabuhan Tak Resmi di Sagulung, Pengawasan Aparat Dipertanyakan
Pemerintah Desa Senderak Apresiasi Atas Kehadiran Langsung Camat Bengkalis dalam Kegiatan BEDAK
Diduga Praktik Judi Berkedok Hiburan Malam di MILKY WAY FAMILY KTV Batam, Publik Desak APH dan Dinas Terkait Bertindak Tegas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:21 WIB

Diduga Kuasai Ratusan Hektare Lahan di Luar HGU, Warga Kota Garo Gelar Aksi Damai di PT Sekar Bumi Alam Lestari

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:35 WIB

Dua Perusahaan Mitra Diduga Dikondisikan Jadi Korban — Ada Apa yang Disembunyikan RSUD Raja Ahmad Tabib di Balik Tunggakan Rp460 Juta?

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:58 WIB

Gelper Berkedok Hiburan Keluarga di Batam Disorot, Dugaan Praktik Judi di SKY GAME Tuai Pertanyaan Publik

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Maritim Mengemuka, Aktivitas di PT Marinatama Gema Nusa Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:43 WIB

Gelper di Kavling Seroja Disorot, Dugaan Praktik Judi Berkedok Hiburan Tuai Sorotan Warga

Berita Terbaru