Ratusan Petani Kepenuhan Tolak Klaim KSO PT Kalingga 77, Aparat Turun Amankan Situasi

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 16:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hulu – Ratusan masyarakat petani dan anggota koperasi berkumpul di area perkebunan di Kecamatan Kepenuhan, Jumat (24/4/2026), untuk menyatakan penolakan terhadap klaim sepihak yang diduga dilakukan oleh pemegang kerja sama operasional (KSO) PT Kalingga 77.

Aksi tersebut dipicu oleh informasi yang diterima warga terkait rencana kedatangan pihak yang disebut-sebut akan menguasai lahan milik masyarakat. Informasi itu, menurut warga, diperoleh dari aparat intelijen setelah sebelumnya masyarakat menyampaikan kekhawatiran mereka kepada pihak berwenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengantisipasi potensi konflik, jajaran kepolisian dari Polres Rokan Hulu menurunkan sekitar 70 personel ke lokasi guna melakukan pengamanan.

Sekitar 300 orang yang terdiri dari petani dan anggota koperasi tampak berkumpul sejak pagi hari. Mereka menyatakan sikap tegas menolak klaim pemegang KSO PT Kalingga 77 yang menyebut lahan tersebut sebagai bagian dari eks PT Agro Mitra Rokan (AMR).

Penolakan Tegas Warga

Salah satu perwakilan masyarakat, Rian S, menegaskan bahwa lahan yang dikelola warga bukan merupakan bagian dari eks PT AMR maupun lahan sitaan negara.

“Lahan ini murni milik masyarakat yang telah dikelola sejak lama, bukan lahan eks PT AMR, apalagi lahan sitaan negara yang dilimpahkan kepada pihak tertentu,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat tidak pernah menyerahkan lahan tersebut kepada pihak mana pun, termasuk kepada satgas pemerintah.

Kedatangan Pihak KSO Picu Ketegangan

Situasi sempat kondusif saat warga melaksanakan Salat Jumat. Namun sekitar pukul 15.00 WIB, suasana kembali memanas setelah pihak yang mengatasnamakan pemegang KSO PT Kalingga 77 datang ke lokasi sambil membawa plang klaim lahan.

Kedatangan tersebut memicu reaksi spontan warga yang menilai tindakan itu sebagai bentuk pengabaian terhadap hak masyarakat. Warga langsung menyampaikan penolakan dan meminta pihak tersebut meninggalkan lokasi.

Baca Juga:  Pria di Tambang Ini Nekat Cabuli Ponakan Kandung Berulang Kali, Begini Kronologisnya!

Berkat kesigapan aparat kepolisian, situasi yang sempat memanas berhasil dikendalikan. Pihak pemegang KSO akhirnya diminta untuk mundur dari area tersebut.

Apresiasi untuk Aparat

Masyarakat memberikan apresiasi kepada aparat keamanan yang dinilai berhasil menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah bentrokan.

“Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menjaga situasi tetap aman sehingga tidak terjadi tindakan anarkis,” kata Rian.

Sorotan Legalitas dan Peran Satgas

Warga juga mempertanyakan dasar hukum klaim yang dilakukan oleh pemegang KSO PT Kalingga 77. Menurut mereka, lahan tersebut tidak memiliki status sebagai lahan sitaan negara maupun objek penertiban oleh satgas pemerintah.

Masyarakat menilai, satgas seharusnya fokus pada penertiban kawasan hutan lindung, konservasi, dan produksi yang melibatkan korporasi besar, bukan menyasar lahan masyarakat kecil.

Desakan kepada Pemerintah

Dalam pernyataannya, warga mendesak pemerintah dan pihak terkait, termasuk PT Agrinas Palma Nusantara (Persero), untuk mengambil sikap tegas terhadap keberadaan KSO PT Kalingga 77.

“Kami berharap kerja sama ini dievaluasi, bahkan jika perlu dihentikan, karena berpotensi memicu konflik sosial di tengah masyarakat,” tegasnya.

Hingga saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan telah kembali kondusif. Masyarakat menegaskan akan terus mempertahankan hak atas lahan yang telah mereka kelola secara turun-temurun.

Turut Hadir

Selain masyarakat dan aparat kepolisian, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Camat Kepenuhan, jajaran Polres Rokan Hulu seperti Kasat Intel dan Kabag Ops, Babinsa, serta para pemilik lahan di wilayah tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid, SH Beri Bantuan Kafilah MTQ & Tandatangani Pakta Integritas, Kampar Utara Bersatu Cegah Karhutla 
Cegah Karhutla, Polsek Kampar Gandeng Masyarakat Teken Pakta Integritas dan Pasang Spanduk di Wilayah Rawan
Kedok KEK Tanjung Sauh Dipertanyakan: Pelabuhan Ibu Rita Diduga Jadi Jalur Keluar-Masuk TKA, Pengawasan Dipertanyakan
Kepala Desa Senama Nenek Abdoel Rakhman Chan Sampaikan Ucapan Selamat Hari Olahraga Nasional 2026
Ali Akbar Siregar Bantah Keterlibatan dalam Dugaan Gudang BBM di Tenayan Raya
Rapat Laporan Omputaka Cup VI dan VII Digelar, Pengurus Evaluasi Pelaksanaan dan Perkuat Kekompakan
Cukup Sekali Scan! Desa Pulau Gadang Kini Punya Peta Digital untuk Kenalkan Segudang Potensi Desa
Palang Jalan Dibuka, Dt.Eri Bakri Ketua Pemuda Kelurahan Pasir Sialang Bersama Warga Sei Jernih dan PT Agrinas Sepakati Lima Poin Komitmen
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 05:54 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid, SH Beri Bantuan Kafilah MTQ & Tandatangani Pakta Integritas, Kampar Utara Bersatu Cegah Karhutla 

Jumat, 11 September 2026 - 07:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Kampar Gandeng Masyarakat Teken Pakta Integritas dan Pasang Spanduk di Wilayah Rawan

Kamis, 10 September 2026 - 10:44 WIB

Kedok KEK Tanjung Sauh Dipertanyakan: Pelabuhan Ibu Rita Diduga Jadi Jalur Keluar-Masuk TKA, Pengawasan Dipertanyakan

Rabu, 9 September 2026 - 07:18 WIB

Kepala Desa Senama Nenek Abdoel Rakhman Chan Sampaikan Ucapan Selamat Hari Olahraga Nasional 2026

Senin, 7 September 2026 - 03:41 WIB

Ali Akbar Siregar Bantah Keterlibatan dalam Dugaan Gudang BBM di Tenayan Raya

Berita Terbaru