Polda Riau Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, Semua Peserta Punya Kesempatan yang Sama

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU – Polda Riau memastikan proses penerimaan Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 berlangsung secara bersih, transparan, akuntabel, dan humanis (BETAH). Tidak ada jalur khusus, kuota titipan, maupun perlakuan istimewa bagi peserta seleksi.

Penegasan tersebut disampaikan Karo SDM Polda Riau Kombes Pol. Dr. Boy Jeckson Situmorang, S.H., S.I.K., M.H. sebagai informasi untuk masyarakat terkait seleksi Akpol 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, seluruh tahapan seleksi penerimaan Akpol dilaksanakan secara terbuka dan objektif sesuai kebijakan yang telah ditetapkan Mabes Polri. Setiap peserta memiliki peluang yang sama untuk lolos berdasarkan kemampuan dan hasil seleksi yang dijalani.

“Rekrutmen Akpol Tahun Anggaran 2026 hanya melalui jalur reguler nasional. Tidak ada kuota khusus, jalur prestasi, jalur titipan, maupun perlakuan istimewa bagi peserta tertentu. Semua peserta mengikuti tahapan yang sama dan dinilai secara objektif,” tegasnya, Senin (8/6/2026).

Ia menjelaskan, Polri terus berkomitmen mewujudkan proses rekrutmen yang bersih dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Karena itu, setiap tahapan seleksi dilakukan dengan pengawasan yang ketat, baik dari unsur internal maupun eksternal.

Lebih lanjut, Karo SDM Polda Riau menjelaskan pola rekrutmen yang diterapkan Polri saat ini telah sesuai dengan harapan masyarakat dan berbagai lembaga pengawas, seperti Kompolnas, Ombudsman, kelompok LSM, serta Tim Komisi Percepatan Reformasi Polri (KPRP) yang selama ini turut melakukan monitoring terhadap pelaksanaan rekrutmen anggota Polri.

Baca Juga:  Polres Kampar Sambut Tim Supervisi Dittahti Polda Riau, Perkuat Profesionalisme Pengemban Fungsi Tahanan

Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua dan calon peserta, agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

“Kelulusan ditentukan oleh kemampuan dan hasil seleksi peserta sendiri. Jika ada pihak yang mengaku bisa membantu meluluskan dengan meminta sejumlah uang, itu dipastikan tidak benar dan segera laporkan kepada kepolisian,” ujarnya.

Ia juga meminta seluruh jajaran SDM dan Humas Polda Riau untuk terus menyosialisasikan prinsip BETAH kepada masyarakat agar tidak muncul informasi yang menyesatkan terkait penerimaan anggota Polri.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa proses rekrutmen Polri, termasuk Akpol, dilaksanakan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk merekrut personil Polri yang berkualitas untuk dapat melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat secara maksimal,” katanya.

Saat ini, tahapan seleksi Akpol 2026 telah memasuki pemeriksaan kesehatan tahap II (Rikkes II) yang dilaksanakan pada 5–6 Juni 2026. Seluruh peserta yang masih mengikuti seleksi diharapkan mempersiapkan diri dengan baik dan tetap menjaga kesehatan untuk menghadapi tahapan berikutnya.

Polda Riau menegaskan komitmennya untuk mengawal proses seleksi hingga selesai sesuai prinsip BETAH, sehingga dapat menghasilkan calon perwira Polri yang berkualitas, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Lp. Indra Ef..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngeri!! Tugu Batas Hutan Lindung HL 24 Diduga Dihilangkan, Skandal Penimbunan Mangrove Sei Pelunggut Mendesak Diusut Tuntas
Laga Perdana Bergengsi di Stadion Mini Ujung Tanjung, RW 03 Taklukkan RW 09 dengan Skor 2-1
Banjir Belum Tuntas, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Dorong Pembangunan Kolam Retensi hingga Penataan Utilitas Bawah Tanah
Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan
Polres Kampar Sambut Tim Supervisi Dittahti Polda Riau, Perkuat Profesionalisme Pengemban Fungsi Tahanan
Final Omputaka Cup VI 2026: Derby Internal Omputaka, Laskar Omputaka Tantang Askar Omputaka
Kekompakan Panitia Jadi Kunci Sukses RBT Adventure Kampar 2026, Windu: Semangat Kebersamaan Harus Terus Dijaga
Ribuan Penonton Padati Stadion Anggun-anggun Datuk Mudo, Omputaka FC Lolos ke Final Usai Tumbangkan Resta FC 3-0
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:45 WIB

Ngeri!! Tugu Batas Hutan Lindung HL 24 Diduga Dihilangkan, Skandal Penimbunan Mangrove Sei Pelunggut Mendesak Diusut Tuntas

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:35 WIB

Laga Perdana Bergengsi di Stadion Mini Ujung Tanjung, RW 03 Taklukkan RW 09 dengan Skor 2-1

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:38 WIB

Banjir Belum Tuntas, Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Dorong Pembangunan Kolam Retensi hingga Penataan Utilitas Bawah Tanah

Selasa, 28 Juli 2026 - 06:23 WIB

Dishub Kampar Tegaskan Pungutan Parkir di Disdukcapil dan UPT Samsat Tidak Resmi, Minta Dihentikan

Senin, 27 Juli 2026 - 12:27 WIB

Polres Kampar Sambut Tim Supervisi Dittahti Polda Riau, Perkuat Profesionalisme Pengemban Fungsi Tahanan

Berita Terbaru