SEBULAN BEROPERASI TANPA KEJELASAN? Aktivitas Cut and Fill di Depan PT Volex Sekupang Disorot, Legalitas Dipertanyakan

- Penulis

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam – Aktivitas pematangan lahan (cut and fill) di kawasan industri Sekupang, Kota Batam, menuai perhatian. Proyek yang berlokasi tepat di depan PT Volex, Jalan Ir. Sutami, Kelurahan Sungai Harapan, Kecamatan Sekupang, itu disebut telah berlangsung hampir satu bulan, namun minim informasi terkait identitas pelaksana maupun legalitas kegiatan.

Pantauan di lapangan memperlihatkan alat berat hilir mudik melakukan pengerukan bukit dan pemerataan lahan. Truk lori roda 10 tampak keluar-masuk lokasi mengangkut material tanah. Di tengah aktivitas yang berlangsung cukup intens, tidak terlihat papan informasi proyek yang umumnya memuat identitas pekerjaan, penanggung jawab, hingga dasar perizinan.

Situasi tersebut memunculkan tanda tanya di tengah masyarakat, terlebih di area yang sama juga berdiri plang milik BP Batam yang mengindikasikan lahan masih berada dalam pengawasan. Kondisi ini kemudian memantik sorotan publik mengenai kepastian administrasi dan legalitas proyek yang sedang berjalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang pria bernama Ridwan, yang mengaku sebagai pengawas lapangan, menyebut pekerjaan tersebut telah berlangsung sekitar satu bulan di atas lahan seluas kurang lebih dua hektare. Menurutnya, kawasan itu direncanakan akan dibangun fasilitas workshop.

“Sudah berjalan sekitar sebulan. Luas lahannya kurang lebih dua hektare dan rencananya untuk workshop. Pemilik lahannya perusahaan dari Batu Ampar, tapi saya kurang tahu nama perusahaannya. Coba hubungi Ikwan,” ujar Ridwan saat ditemui di lokasi, Kamis (28/5).

Baca Juga:  Perkuat Tata Kelola Keuangan, Wakil Bupati Kampar Hadiri Penyerahan Laporan Eksekutif BPKP dan Entry Meeting Anggaran 2026.

Namun, ketika ditanya terkait legalitas kegiatan, Ridwan mengaku tidak mengetahui secara rinci dokumen perizinan yang dimiliki pihak pengelola proyek.

Padahal, aktivitas cut and fill pada umumnya diwajibkan memenuhi sejumlah ketentuan, mulai dari kesesuaian tata ruang, dokumen lingkungan hidup seperti UKL-UPL atau AMDAL—tergantung skala kegiatan—hingga izin pemanfaatan lahan, khususnya di wilayah Batam yang sebagian besar berada dalam status Hak Pengelolaan Lahan (HPL) BP Batam.
Absennya informasi terbuka mengenai identitas perusahaan pelaksana maupun dokumen legalitas proyek membuat publik berharap adanya langkah verifikasi dari instansi terkait.

Pemerintah daerah, BP Batam, serta aparat penegak hukum didorong untuk melakukan pengecekan langsung guna memastikan aktivitas tersebut berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Hingga laporan ini diterbitkan, upaya konfirmasi kepada pihak perusahaan yang disebut berada di balik proyek tersebut masih terus dilakukan. Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi pihak-pihak terkait demi keberimbangan informasi.

Tim Investigasi / Iskandar Chaniago

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kegiatan Penertiban Pertambangan Emas Ilegal (PETI) di Hulu Sungai Setingkai Desa Sungai Sarik Kecamatan Kampar Kiri
Polsek Tambang Berhasil Tangkap DPO Begal Yang Terjadi di Desa Tarai Bangun
Kadispora Riau H. Yurnalis Basri, S.Sos., M.Si. (Udo NBO) Sampaikan Tahniah kepada Windry Syifa Alyvia, Terpilih Wakili Riau dan Indonesia ke Australia
dr. Zulhendra Das’at Ucapkan Selamat atas Pelantikan T. Nurheryani Ahmad Yuzar sebagai Ketua Pengurus Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Kampar
Polsek Tapung Hulu Tindaklanjuti Pengaduan Warga, Gelper Ikan-Ikan Tak Ditemukan di Dua Lokasi
Polsek Kampar Kiri Ungkap Kasus Penyalahgunaan Narkoba, Amankan Sabu‑sabu Berat 103,55 Gram
Polres Kampar Tangkap Pria Paru Baya, Nekat Cabuli Anak Tirinya Usia 6 Tahun Hingga Pendarahan 
Polsek Tapung Tangkap Pelaku Ancaman Dibunuh Pada Mantan Kekasih
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 03:36 WIB

Kegiatan Penertiban Pertambangan Emas Ilegal (PETI) di Hulu Sungai Setingkai Desa Sungai Sarik Kecamatan Kampar Kiri

Rabu, 4 November 2026 - 10:55 WIB

Polsek Tambang Berhasil Tangkap DPO Begal Yang Terjadi di Desa Tarai Bangun

Selasa, 3 November 2026 - 18:12 WIB

Kadispora Riau H. Yurnalis Basri, S.Sos., M.Si. (Udo NBO) Sampaikan Tahniah kepada Windry Syifa Alyvia, Terpilih Wakili Riau dan Indonesia ke Australia

Selasa, 3 November 2026 - 07:43 WIB

dr. Zulhendra Das’at Ucapkan Selamat atas Pelantikan T. Nurheryani Ahmad Yuzar sebagai Ketua Pengurus Yayasan Jantung Indonesia Kabupaten Kampar

Selasa, 3 November 2026 - 02:38 WIB

Polsek Tapung Hulu Tindaklanjuti Pengaduan Warga, Gelper Ikan-Ikan Tak Ditemukan di Dua Lokasi

Berita Terbaru