Aksi Mahasiswa Soroti Parkir, Dishub Kampar Tegaskan PAD Disetor ke Kas Daerah

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR – Suasana di depan Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kampar memanas, Rabu (28/1/26). Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda Mahasiswa Bersatu Riau (APMBR) menggelar aksi demonstrasi, menuntut transparansi dan penindakan tegas terkait pengelolaan parkir yang dinilai bermasalah.

Dengan membentangkan spanduk dugaan berisi tuntutan tegas – mulai dari pencopotan Kepala Dishub Kampar, pengusutan dugaan jual beli lahan parkir, hingga audit Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor parkir – massa mendesak pemerintah daerah untuk tidak menutup mata.

Aksi tersebut langsung ditanggapi oleh pihak Dishub Kampar. Sekretaris Dishub Kampar, Fauzan, turun menemui massa dan menerima dokumen tuntutan yang diserahkan perwakilan mahasiswa, disaksikan aparat kepolisian yang berjaga di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam keterangannya kepada awak media, Fauzan menegaskan bahwa Dishub Kampar tidak menutup diri terhadap kritik. Aspirasi mahasiswa, menurutnya, menjadi catatan penting untuk evaluasi internal.

“Apa yang disampaikan kawan-kawan Aliansi Pemuda Mahasiswa Bersatu Riau kami terima dan menjadi bahan evaluasi.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya tidak menjanjikan apa pun terkait tuntutan aksi, karena seluruh proses pengelolaan parkir tetap harus berjalan sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Baca Juga:  Polres Tanjabtim Gelar Safari Ramadhan Di Masjid Nahdatut Thulab Talang Babat, Wujud Sinergi Antara Polri Dan Masyarakat

Meski membantah tudingan penyimpangan internal, Fauzan mengakui adanya persoalan di lapangan. Beberapa pengelola parkir disebut tidak taat aturan, bahkan ada yang kerap terlambat menyetor kewajibannya ke kas daerah.

“Kemungkinan memang ada pengelolaan parkir di beberapa titik yang tidak sesuai ketentuan. Ada juga pengelola yang sering terlambat menyetor kewajibannya,” ungkapnya.

Namun, ia menegaskan bahwa seluruh PAD parkir yang diterima Dishub Kampar tetap disetorkan ke kas daerah sesuai prosedur.

Rahmat Selaku korlap I memintak Bupati Kampar dan aparat penegak hukum terkait karna adanya indikasi dugaan yang didalam tuntutan aksi tersebut untuk segera diproses sesuai aturan berlaku.

Aksi demonstrasi APMBR berakhir dengan tertib. Meski Dishub Kampar telah memberikan klarifikasi, tuntutan mahasiswa dinilai belum sepenuhnya terjawab. Kini, sorotan publik mengarah pada langkah konkret pemerintah daerah – apakah audit dan penertiban benar-benar dilakukan, atau sekadar wacana.

Satu hal yang pasti, isu pengelolaan parkir di Kabupaten Kampar kini menjadi perhatian serius masyarakat, dan transparansi menjadi tuntutan yang tak bisa dihindari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Kuasai Ratusan Hektare Lahan di Luar HGU, Warga Kota Garo Gelar Aksi Damai di PT Sekar Bumi Alam Lestari
Dua Perusahaan Mitra Diduga Dikondisikan Jadi Korban — Ada Apa yang Disembunyikan RSUD Raja Ahmad Tabib di Balik Tunggakan Rp460 Juta?
Gelper Berkedok Hiburan Keluarga di Batam Disorot, Dugaan Praktik Judi di SKY GAME Tuai Pertanyaan Publik
Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Maritim Mengemuka, Aktivitas di PT Marinatama Gema Nusa Disorot
Gelper di Kavling Seroja Disorot, Dugaan Praktik Judi Berkedok Hiburan Tuai Sorotan Warga
Solar Diduga Dipindahkan ke Mobil Tangki dari Pelabuhan Tak Resmi di Sagulung, Pengawasan Aparat Dipertanyakan
Pemerintah Desa Senderak Apresiasi Atas Kehadiran Langsung Camat Bengkalis dalam Kegiatan BEDAK
Diduga Praktik Judi Berkedok Hiburan Malam di MILKY WAY FAMILY KTV Batam, Publik Desak APH dan Dinas Terkait Bertindak Tegas
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:21 WIB

Diduga Kuasai Ratusan Hektare Lahan di Luar HGU, Warga Kota Garo Gelar Aksi Damai di PT Sekar Bumi Alam Lestari

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:35 WIB

Dua Perusahaan Mitra Diduga Dikondisikan Jadi Korban — Ada Apa yang Disembunyikan RSUD Raja Ahmad Tabib di Balik Tunggakan Rp460 Juta?

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:58 WIB

Gelper Berkedok Hiburan Keluarga di Batam Disorot, Dugaan Praktik Judi di SKY GAME Tuai Pertanyaan Publik

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Maritim Mengemuka, Aktivitas di PT Marinatama Gema Nusa Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:43 WIB

Gelper di Kavling Seroja Disorot, Dugaan Praktik Judi Berkedok Hiburan Tuai Sorotan Warga

Berita Terbaru