Bangkinang – Sebanyak 25 tim dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kampar ambil bagian dalam lomba Pacu Sampan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kampar ke-76 Tahun 2026. Kegiatan ini digelar di Sungai Kampar, tepatnya di bawah Jembatan Waterfront City, Dusun Kampung Godang, Desa Pulau Lawas, Kecamatan Bangkinang, Sabtu (04/04).
Lomba tradisional yang sarat nilai budaya tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, yang turut didampingi Pj Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., unsur Forkopimda, para kepala OPD, camat se-Kabupaten Kampar, Kepala Desa Pulau Lawas, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Kampar menyampaikan bahwa pacu sampan merupakan tradisi masyarakat yang telah diwariskan secara turun-temurun, terutama dalam momentum Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Enam di Kabupaten Kampar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan bahwa Sungai Kampar memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, tidak hanya sebagai jalur transportasi, tetapi juga sebagai sumber ekonomi, wisata, dan olahraga tradisional yang harus terus dijaga kelestariannya.
“Sungai Kampar adalah bagian dari kehidupan masyarakat kita. Karena itu harus terus kita jaga, rawat, dan lestarikan agar tetap memberi manfaat bagi generasi mendatang,” ujar Bupati.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan pacu sampan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi masyarakat serta mendorong perputaran ekonomi lokal, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.
Bupati juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas dan mengikuti perlombaan dengan sebaik-baiknya demi meraih prestasi terbaik bagi masing-masing kecamatan.
“Junjung tinggi sportivitas dan tampilkan yang terbaik untuk daerah masing-masing,” pesannya.
Lebih lanjut, Bupati Kampar mengimbau masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan dan kelestarian Sungai Kampar agar dapat terus menjadi destinasi wisata unggulan serta sumber kehidupan masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pelaksana kegiatan yang juga Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar, Helmi, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang pencarian bibit-bibit atlet dayung potensial di Kabupaten Kampar.
“Melalui kegiatan ini kita berharap lahir atlet-atlet dayung terbaik yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Kampar ke depan,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan Pacu Sampan tidak hanya menjadi ajang budaya dan olahraga tradisional, tetapi juga mampu memperkuat identitas daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kampar.












