Bupati Kampar Hadiri Rakor Nasional Pengendalian Karhutla 2026, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah

- Penulis

Rabu, 8 April 2026 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Bupati Kampar, Ahmad Yuzar, mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Nasional Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta, Selasa (7/4).

Rakor yang dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, ini diikuti oleh seluruh perwakilan pemerintah provinsi serta kabupaten/kota se-Indonesia. Kegiatan berlangsung di Aula Lantai 2 Plaza Kuningan Menara Selatan Kementerian Lingkungan Hidup, dengan fokus utama memperkuat koordinasi lintas wilayah dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla, khususnya menjelang musim kemarau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, bersama sejumlah kepala daerah lainnya yang menyatakan komitmen dalam mendukung langkah strategis pemerintah pusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam arahannya, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan. Ia meminta seluruh daerah meningkatkan kesiapsiagaan melalui deteksi dini, patroli rutin, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku pembakaran lahan.

Baca Juga:  Kolaborasi TNI - Rakyat Percepat Pembangunan Drainase di Pinggir

“Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Kita tidak boleh lengah, terutama saat memasuki musim kemarau yang rawan Karhutla,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Kampar Ahmad Yuzar menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kampar siap mendukung penuh kebijakan nasional dalam pengendalian Karhutla. Berbagai langkah preventif, menurutnya, telah dilakukan, mulai dari sosialisasi kepada masyarakat hingga pembentukan tim siaga di tingkat desa.

“Kami terus memperkuat upaya pencegahan di lapangan dengan melibatkan seluruh elemen, termasuk masyarakat. Sinergi ini penting agar potensi Karhutla dapat ditekan semaksimal mungkin,” ujarnya.

Melalui rakor ini, diharapkan terbangun komitmen yang semakin solid antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan serta meminimalisir dampak kebakaran hutan dan lahan di seluruh wilayah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Gudang Penimbunan BBM Solar Subsidi Belakang Alam Mayang Pekanbaru, Tidak Tertindak Oleh APH Setempat!
Kabel Provider Internet Putus di Lubuk Baja Batam, Ganggu Lalu Lintas dan Ancam Keselamatan Pengendara
TEKANKAN BAHAYA DUNIA DIGITAL, INFINITY CENTER LAKUKAN SOSIALISASI DI SMA NEGERI 9 PEKANBARU
Meriah, Kapolda Riau Ajak Komunitas Ojol Nobar Piala Dunia 2026 di Mako Brimob Polda Riau
Wisata Mangrove Ecopark Desa Penebal Siap Bersolek Lewat Dukungan Disparbudpora
IMA Madina Pekanbaru Desak Polda Sumut Usut Tuntas Dugaan Jaringan Mafia PETI di Perbatasan Tapsel Madina
CIC Sorot Praktik Calo SIM di Bekasi Hakim Minta Takedwon Berita
Replanting Sawit Bengkalis dapat Suntikan Rp24 Miliar, 400 Hektare Kebun Diremajakan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:36 WIB

Diduga Gudang Penimbunan BBM Solar Subsidi Belakang Alam Mayang Pekanbaru, Tidak Tertindak Oleh APH Setempat!

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:05 WIB

Kabel Provider Internet Putus di Lubuk Baja Batam, Ganggu Lalu Lintas dan Ancam Keselamatan Pengendara

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:19 WIB

TEKANKAN BAHAYA DUNIA DIGITAL, INFINITY CENTER LAKUKAN SOSIALISASI DI SMA NEGERI 9 PEKANBARU

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:21 WIB

Meriah, Kapolda Riau Ajak Komunitas Ojol Nobar Piala Dunia 2026 di Mako Brimob Polda Riau

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:59 WIB

Wisata Mangrove Ecopark Desa Penebal Siap Bersolek Lewat Dukungan Disparbudpora

Berita Terbaru