BEM KRISTIANI APRESIASI SIKAP TEGAS KAPOLRI TOLAK KEMENTERIAN KEPOLISIAN

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 10:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta —Dinilai Tunjukkan Loyalitas Konstitusional kepada Presiden dan Semangat Reformasi Polri

Senin, 26 Januari 2026. Badan Eksekutif Mahasiswa Kristiani Seluruh Indonesia (BEM KSI) menyampaikan apresiasi atas pernyataan tegas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam Rapat Kerja bersama Komisi III DPR RI yang menolak wacana pembentukan Kementerian Kepolisian. Sikap tersebut dinilai sebagai bentuk loyalitas konstitusional Kapolri kepada Presiden Republik Indonesia serta komitmen menjaga marwah dan independensi institusi Polri.

Koordinator Pusat BEM Kristiani Seluruh Indonesia, Charles, menegaskan bahwa pernyataan Kapolri yang menolak Polri berada di bawah kementerian mana pun merupakan sikap yang sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang secara jelas menempatkan Polri bertanggung jawab langsung kepada Presiden.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengapresiasi pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang secara terbuka dan tegas menolak adanya Kementerian Kepolisian. Sikap ini menunjukkan loyalitas penuh Kapolri kepada Presiden dalam menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai konstitusi dan peraturan perundang-undangan,” ujar Charles.

Menurut Charles, penolakan terhadap pembentukan Kementerian Kepolisian bukan semata persoalan jabatan atau struktur birokrasi, melainkan menyangkut prinsip tata kelola negara, efektivitas penegakan hukum, serta kesinambungan agenda reformasi Polri pasca reformasi 1998.

Baca Juga:  Aliansi GEMMPAR RIAU Laporkan Dugaan Mafia BBM subsidi Ilegal, Gusti Randa Hasibuan, Iwan Tupang, Eneng Lubis, Sarwedi Harahap ke Polda Riau, Diduga Ada Peran Oknum Polsek Tambusai Utara

“Polri yang berada langsung di bawah Presiden merupakan desain konstitusional untuk memastikan tidak terjadi tumpang tindih kewenangan, konflik komando, maupun politisasi institusi penegak hukum. Apa yang disampaikan Kapolri adalah sikap kenegarawanan, bukan sikap personal,” tegasnya.

Charles juga menilai pernyataan simbolik Kapolri yang menyatakan lebih memilih menjadi petani dibandingkan menjabat sebagai Menteri Kepolisian mencerminkan integritas moral dan keberanian institusional dalam menjaga Polri tetap profesional, netral, dan fokus pada tugas utama: melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat.

BEM Kristiani Seluruh Indonesia berpandangan bahwa wacana pembentukan Kementerian Kepolisian berpotensi menimbulkan dualisme kepemimpinan (matahari kembar) serta melemahkan efektivitas Polri dalam menjalankan fungsi penegakan hukum dan pemeliharaan keamanan serta ketertiban masyarakat.

“Kami mendorong seluruh pihak untuk menghormati sikap Kapolri dan tetap menjaga konsistensi sistem ketatanegaraan kita. Penguatan Polri seharusnya dilakukan melalui peningkatan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas, bukan dengan mengubah struktur yang justru berpotensi melemahkan institusi,” pungkas Charles.

BEM Kristiani Seluruh Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal agenda reformasi sektor keamanan dan penegakan hukum agar tetap berada dalam koridor konstitusi, supremasi hukum, dan kepentingan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Gudang Penimbunan BBM Solar Subsidi Belakang Alam Mayang Pekanbaru, Tidak Tertindak Oleh APH Setempat!
Kabel Provider Internet Putus di Lubuk Baja Batam, Ganggu Lalu Lintas dan Ancam Keselamatan Pengendara
TEKANKAN BAHAYA DUNIA DIGITAL, INFINITY CENTER LAKUKAN SOSIALISASI DI SMA NEGERI 9 PEKANBARU
Meriah, Kapolda Riau Ajak Komunitas Ojol Nobar Piala Dunia 2026 di Mako Brimob Polda Riau
Wisata Mangrove Ecopark Desa Penebal Siap Bersolek Lewat Dukungan Disparbudpora
IMA Madina Pekanbaru Desak Polda Sumut Usut Tuntas Dugaan Jaringan Mafia PETI di Perbatasan Tapsel Madina
CIC Sorot Praktik Calo SIM di Bekasi Hakim Minta Takedwon Berita
Replanting Sawit Bengkalis dapat Suntikan Rp24 Miliar, 400 Hektare Kebun Diremajakan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:36 WIB

Diduga Gudang Penimbunan BBM Solar Subsidi Belakang Alam Mayang Pekanbaru, Tidak Tertindak Oleh APH Setempat!

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:05 WIB

Kabel Provider Internet Putus di Lubuk Baja Batam, Ganggu Lalu Lintas dan Ancam Keselamatan Pengendara

Jumat, 12 Juni 2026 - 06:21 WIB

Meriah, Kapolda Riau Ajak Komunitas Ojol Nobar Piala Dunia 2026 di Mako Brimob Polda Riau

Jumat, 12 Juni 2026 - 05:59 WIB

Wisata Mangrove Ecopark Desa Penebal Siap Bersolek Lewat Dukungan Disparbudpora

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:35 WIB

IMA Madina Pekanbaru Desak Polda Sumut Usut Tuntas Dugaan Jaringan Mafia PETI di Perbatasan Tapsel Madina

Berita Terbaru