SOROTAN TAJAM: Maraknya Rokok Ilegal Merek Manchester di Batam dan Kepulauan Riau, Publik Pertanyakan Pengawasan

- Penulis

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batam, – Maraknya peredaran rokok ilegal merek Manchester di berbagai sudut Kota Batam hingga sejumlah wilayah kepulauan di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Rokok yang diduga beredar tanpa pita cukai resmi tersebut disebut semakin mudah ditemukan, mulai dari warung kecil, kios, hingga penjualan dalam jumlah besar di sejumlah titik.

Fenomena ini memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat terkait efektivitas pengawasan dan penindakan terhadap peredaran rokok ilegal yang dinilai telah berlangsung cukup lama. Publik pun berharap instansi terkait, termasuk pihak pengawasan kepabeanan dan aparat penegak hukum, bertindak lebih tegas, transparan, dan profesional dalam menelusuri jalur distribusi maupun dugaan sumber produksi rokok ilegal tersebut.

Berdasarkan informasi yang berkembang di tengah masyarakat, terdapat dugaan adanya lokasi penyimpanan maupun tempat produksi rokok ilegal merek Manchester di kawasan Kota Batam. Namun hingga saat ini, informasi tersebut masih memerlukan pendalaman dan pembuktian lebih lanjut oleh aparat berwenang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, masyarakat menilai peredaran rokok ilegal tersebut belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Bahkan, produk yang diduga ilegal itu disebut semakin menjamur dan telah menyebar hingga ke sejumlah wilayah kepulauan di Provinsi Kepulauan Riau.

Baca Juga:  Pemko Pekanbaru dan APJATEL Perkuat Penataan Kabel Telekomunikasi, Targetkan Kota Lebih Rapi dan Aman

Masyarakat berharap aparat terkait tidak hanya melakukan penindakan terhadap pedagang kecil atau peredaran di tingkat bawah, melainkan juga mengusut hingga ke akar jaringan distribusi, pemasok, hingga pihak-pihak yang diduga terlibat dalam produksi apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum.

“Penegakan hukum harus berjalan adil dan tidak tebang pilih. Jika memang ada pelanggaran, masyarakat berharap diusut sampai tuntas sesuai aturan hukum yang berlaku,” ungkap aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Selain dinilai berpotensi merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, maraknya rokok ilegal juga dikhawatirkan merusak persaingan usaha yang sehat dan membuka ruang bagi praktik perdagangan ilegal yang lebih luas.

Masyarakat kini menunggu langkah konkret dari instansi terkait guna memastikan penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Publik juga meminta adanya klarifikasi resmi terkait informasi yang beredar mengenai dugaan lokasi produksi maupun penyimpanan rokok ilegal merek Manchester di wilayah Batam.

Bersambung…

 

Iskandar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Kuasai Ratusan Hektare Lahan di Luar HGU, Warga Kota Garo Gelar Aksi Damai di PT Sekar Bumi Alam Lestari
Dua Perusahaan Mitra Diduga Dikondisikan Jadi Korban — Ada Apa yang Disembunyikan RSUD Raja Ahmad Tabib di Balik Tunggakan Rp460 Juta?
Gelper Berkedok Hiburan Keluarga di Batam Disorot, Dugaan Praktik Judi di SKY GAME Tuai Pertanyaan Publik
Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Maritim Mengemuka, Aktivitas di PT Marinatama Gema Nusa Disorot
Gelper di Kavling Seroja Disorot, Dugaan Praktik Judi Berkedok Hiburan Tuai Sorotan Warga
Solar Diduga Dipindahkan ke Mobil Tangki dari Pelabuhan Tak Resmi di Sagulung, Pengawasan Aparat Dipertanyakan
Pemerintah Desa Senderak Apresiasi Atas Kehadiran Langsung Camat Bengkalis dalam Kegiatan BEDAK
Diduga Praktik Judi Berkedok Hiburan Malam di MILKY WAY FAMILY KTV Batam, Publik Desak APH dan Dinas Terkait Bertindak Tegas
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:21 WIB

Diduga Kuasai Ratusan Hektare Lahan di Luar HGU, Warga Kota Garo Gelar Aksi Damai di PT Sekar Bumi Alam Lestari

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:35 WIB

Dua Perusahaan Mitra Diduga Dikondisikan Jadi Korban — Ada Apa yang Disembunyikan RSUD Raja Ahmad Tabib di Balik Tunggakan Rp460 Juta?

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:58 WIB

Gelper Berkedok Hiburan Keluarga di Batam Disorot, Dugaan Praktik Judi di SKY GAME Tuai Pertanyaan Publik

Minggu, 31 Mei 2026 - 09:57 WIB

Dugaan Penyalahgunaan Fasilitas Maritim Mengemuka, Aktivitas di PT Marinatama Gema Nusa Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:04 WIB

Solar Diduga Dipindahkan ke Mobil Tangki dari Pelabuhan Tak Resmi di Sagulung, Pengawasan Aparat Dipertanyakan

Berita Terbaru