Isu Kedatangan KSO PT Kalingga 77 Picu Keresahan, Warga Kepenuhan Minta Aparat Bertindak

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hulu – Keresahan meluas di tengah masyarakat Kelurahan Kepenuhan Tengah dan Desa Kepenuhan Timur, Kecamatan Kepenuhan, Kabupaten Rokan Hulu, menyusul beredarnya isu akan masuknya pihak yang mengatasnamakan kerja sama operasional (KSO) PT Kalingga 77 ke lahan milik warga.

Isu tersebut menyebutkan adanya rencana kedatangan pihak KSO dengan membawa sejumlah orang untuk mengambil alih kebun masyarakat, bahkan hingga melakukan pemanenan secara paksa. Informasi ini langsung memicu kekhawatiran warga dan meningkatkan tensi di lapangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan masyarakat, Deni S, mengatakan bahwa kabar tersebut telah menyebar luas dan berpotensi memicu konflik terbuka apabila tidak segera ditangani.

“Kami sangat resah. Jika benar ada upaya masuk secara paksa dan mengambil alih kebun masyarakat, ini bisa memicu bentrokan bahkan pertumpahan darah,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan lahan yang selama ini belum terselesaikan telah menumpuk dan berisiko menjadi pemicu konflik besar. Terlebih, isu kedatangan pihak KSO disebut-sebut akan terjadi pada Jumat, 24 April 2026.

“Ini bisa menjadi titik puncak emosi masyarakat. Kami khawatir situasi akan tidak terkendali jika tidak ada langkah pencegahan sejak dini,” tambahnya.

Aparat Diminta Bertindak Cepat

Masyarakat mendesak aparat penegak hukum, mulai dari Polsek, Polres hingga Polda, untuk segera mengambil langkah preventif guna mencegah potensi bentrokan.

“Kami berharap aparat tidak menunggu situasi memburuk. Segera turun, petakan persoalan, dan lakukan mediasi. Pencegahan jauh lebih penting sebelum konflik benar-benar terjadi,” tegas Deni.

Sorotan terhadap KSO dan Kebijakan

Baca Juga:  H. Edi Basri, SH Ucapkan Selamat Hari Kartini 2026, Ajak Perempuan Terus Berkarya

Warga juga menyoroti keberadaan kerja sama antara PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) dengan PT Kalingga 77 yang dinilai tidak sejalan dengan tujuan pembentukan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Menurut mereka, satgas seharusnya fokus pada penertiban kawasan hutan dan aktivitas korporasi besar, bukan menyasar lahan yang dikelola masyarakat.

“Jangan sampai kebijakan justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat kecil,” ujarnya.

Klaim Lahan Dipertanyakan

Masyarakat menegaskan bahwa lahan yang mereka kelola merupakan lahan turun-temurun dan bukan milik perusahaan. Klaim yang mengaitkan lahan tersebut dengan eks PT Agro Mitra Rokan (AMR) juga dinilai tidak memiliki dasar yang jelas.

“Lahan ini milik masyarakat sejak nenek moyang kami. Tidak pernah ada penyerahan ke pihak mana pun. Karena itu kami menolak segala bentuk pengambilalihan secara paksa,” tegas Deni.

Desakan Evaluasi Kerja Sama

Selain itu, masyarakat meminta PT Agrinas Palma Nusantara untuk mengevaluasi kerja sama dengan PT Kalingga 77. Hingga saat ini, sejak perjanjian ditandatangani pada Januari 2026, belum terlihat adanya aktivitas nyata di lapangan.

“Kami berharap kerja sama ini ditinjau ulang. Jangan sampai justru menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat,” katanya.

Harapan Situasi Tetap Kondusif

Di tengah meningkatnya keresahan, masyarakat berharap kondisi keamanan di wilayah Kepenuhan tetap terjaga dan tidak terjadi konflik yang merugikan semua pihak.

“Kami ingin hidup aman dan damai. Tapi jika ada upaya perampasan lahan secara paksa, tentu masyarakat akan mempertahankan haknya,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Kampar Klarifikasi Video Viral, Perkara Duga Pencurian Tanah dan Pengrusakan Karet masih dalam Penyelidikan  
Polsek Tapung Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Laksanakan Penanaman Jagung Pipil di Desa Kinantan
Polsek Tapung Tangkap Pelaku Pencurian dan Kekerasan di Desa Petapahan 
Pelantikan Pengurus Taekwondo Kampar, Penyerahan Bendera Pataka, Dabok dan Sabuk Tandai Awal Kepemimpinan Baru
Penyerahan Bendera Pataka Tandai Pelantikan Pengurus Taekwondo Kabupaten Kampar
PELANTIKAN PENGURUS TAEKWONDO KABUPATEN KAMPAR PERIODE 2026–2030
W2 Tapak Lapan Drag Bike Champions 2026 Sampaikan Terima Kasih kepada Sponsor, Siapkan Doorprize untuk Penonton
Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Depan Hotel Altha Bangkinang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 08:24 WIB

Kasat Reskrim Polres Kampar Klarifikasi Video Viral, Perkara Duga Pencurian Tanah dan Pengrusakan Karet masih dalam Penyelidikan  

Rabu, 6 Mei 2026 - 04:10 WIB

Polsek Tapung Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Laksanakan Penanaman Jagung Pipil di Desa Kinantan

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Polsek Tapung Tangkap Pelaku Pencurian dan Kekerasan di Desa Petapahan 

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:50 WIB

Pelantikan Pengurus Taekwondo Kampar, Penyerahan Bendera Pataka, Dabok dan Sabuk Tandai Awal Kepemimpinan Baru

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:38 WIB

Penyerahan Bendera Pataka Tandai Pelantikan Pengurus Taekwondo Kabupaten Kampar

Berita Terbaru