Retak di Hari Kartini: Pelantikan Pejabat Rohil Tanpa Wabup, Aroma Konflik Politik Pemerintah Rokan Hilir Kian Mencuat

- Penulis

Selasa, 21 April 2026 - 12:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rokan Hilir – Situasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir tengah menjadi sorotan tajam. Di balik momen peringatan Hari Kartini pada Selasa (21/4/2026), justru mencuat dinamika panas yang mengindikasikan ketidakharmonisan di pucuk kepemimpinan daerah.

Pelantikan pejabat struktural Eselon III dan IV yang digelar Pemkab Rokan Hilir di hari tersebut berubah menjadi polemik. Pasalnya, sosok Wakil Bupati Jhony Charles tidak terlihat hadir—bahkan disebut tidak diundang dalam agenda resmi pemerintahan itu.

Kondisi ini memicu spekulasi liar di tengah masyarakat. Ketidakhadiran orang nomor dua di Rokan Hilir dalam agenda strategis seperti pelantikan pejabat dinilai bukan sekadar kelalaian administratif, melainkan mengarah pada indikasi retaknya hubungan antara Bupati H. Bistamam dan wakilnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah sumber menyebutkan, kekisruhan ini diduga berakar dari rivalitas politik yang belum sepenuhnya mereda pasca kontestasi. Situasi semakin memanas ketika pernyataan Sekretaris Daerah Fauzi Efrizal menuai kontroversi.

Fauzi Efrizal mengklaim bahwa pihaknya telah menyampaikan undangan kepada wakil bupati melalui aplikasi WhatsApp. Namun, pernyataan tersebut dibantah tegas oleh Jhony Charles yang mengaku tidak pernah menerima undangan dalam bentuk apa pun, termasuk melalui pesan digital.

Perbedaan pernyataan ini sontak menimbulkan tanda tanya besar. Publik mempertanyakan kredibilitas informasi yang disampaikan oleh Sekda, bahkan muncul dugaan adanya penyampaian informasi yang tidak berdasar.

Baca Juga:  Biro SDM Polda Sumbar Sukses Gelar Uji CAT Psikologi Bintara Polri 2026, Wujudkan Rekrutmen Presisi yang Bersih, Transparan, dan Humanis

Di sisi lain, sosok Jhony Charles dikenal luas sebagai figur yang dekat dengan masyarakat. Ia kerap turun langsung ke lapangan, termasuk saat meredam konflik dalam insiden yang terjadi di Panipahan beberapa waktu lalu. Hal ini membuat absennya sang wakil bupati dalam agenda resmi semakin memperkuat kesan adanya ketegangan internal.

Pengamat menilai, jika benar terjadi disharmoni di level pimpinan daerah, maka hal ini berpotensi mengganggu stabilitas pemerintahan dan pelayanan publik di Rokan Hilir. Apalagi, pelantikan pejabat merupakan bagian penting dalam roda birokrasi yang seharusnya berjalan solid dan terkoordinasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi lanjutan yang mampu menjawab polemik tersebut secara terang. Bahkan, Sekretaris Daerah Fauzi Efrizal disebut enggan memberikan tanggapan lebih lanjut saat dikonfirmasi. Sikap bungkam ini memunculkan dugaan bahwa yang bersangkutan tidak berani mempertanggungjawabkan pernyataan yang sebelumnya telah disampaikan ke publik.

Masyarakat kini menunggu penjelasan terbuka dari para pihak terkait untuk mengurai simpang siur yang kian berkembang. Jika tidak segera diluruskan, konflik ini dikhawatirkan bukan hanya menjadi konsumsi politik semata, tetapi juga berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap pemerintahan yang sedang berjalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Relokasi Kantor Kas Nagoya ke Komplek Newton, Tingkatkan Efisiensi dan Kemudahan Layanan Nasabah
Hadir Hari Mangrove Sedunia, Kasmarni: Mari Kita Tanam Mangrove sebagai Langkah Nyata Jaga Kelestarian Ekosistem dan Benteng Pesisir
Jejak Peredaran Rokok Ilegal di Batam: Siapa Pengendali di Balik Jaringan Manchester dan PSG?
Bupati Kasmarni Berbaur Bersama Masyarakat, Senam dan Cek Kesehatan Meriahkan Hari Jadi ke-514 Bengkalis
Ketua DPRD: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Persatuan Sempena Hari Jadi Bengkalis ke-514
Mahasiswa Kukerta Unri Gelar Art Therapy untuk Pelajar MTs Nurul Jadid Desa Pedekik
Anggota DPRD Bengkalis Hendra Jeje Jaring Aspirasi Masyarakat Desa Bantan Sari
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, LAMR Bengkalis dan Bea Cukai Gelar Gotong Royong
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 11:40 WIB

BRI Relokasi Kantor Kas Nagoya ke Komplek Newton, Tingkatkan Efisiensi dan Kemudahan Layanan Nasabah

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:11 WIB

Jejak Peredaran Rokok Ilegal di Batam: Siapa Pengendali di Balik Jaringan Manchester dan PSG?

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:03 WIB

Bupati Kasmarni Berbaur Bersama Masyarakat, Senam dan Cek Kesehatan Meriahkan Hari Jadi ke-514 Bengkalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:01 WIB

Ketua DPRD: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Persatuan Sempena Hari Jadi Bengkalis ke-514

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:29 WIB

Mahasiswa Kukerta Unri Gelar Art Therapy untuk Pelajar MTs Nurul Jadid Desa Pedekik

Berita Terbaru