Kampar Utara – Memasuki hari kedua kegiatan monitoring, Ketua TP PKK Kabupaten Kampar, T. Nurheryani Ahmad Yuzar, turun langsung meninjau proses pengolahan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Rabu (15/04/2026).
Peninjauan dilakukan sejak pukul 06.00 WIB bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Kampar yang melibatkan unsur Dinas Kesehatan serta Dinas Ketahanan Pangan. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh tahapan, mulai dari persiapan bahan, proses pengolahan, hingga distribusi makanan, berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Dalam keterangannya, Nurheryani menegaskan bahwa kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat, harus benar-benar terjamin baik dari segi gizi maupun keamanan konsumsi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Monitoring ini penting untuk memastikan makanan yang disajikan tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dan layak dikonsumsi oleh masyarakat,” ujarnya.
Selain kualitas makanan, ia juga memberikan perhatian serius terhadap aspek kebersihan lingkungan dapur. Menurutnya, pengelolaan tempat produksi hingga sistem pembuangan limbah harus dilakukan secara tepat agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar.
“Kita ingin memastikan bahwa pengelolaan dapur, termasuk kebersihan dan penanganan limbah makanan, dilakukan sesuai prosedur sehingga tidak mengganggu masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar menekankan pentingnya keterlibatan tenaga ahli gizi dalam setiap proses pengolahan makanan. Hal ini guna menjaga keseimbangan kandungan gizi sekaligus memastikan standar higienitas tetap terjaga.
Dalam dialognya bersama pengelola dapur, Nurheryani juga mendorong adanya evaluasi berkelanjutan terhadap pelaksanaan program MBG. Ia menilai peningkatan kualitas layanan harus terus dilakukan, mulai dari kebersihan peralatan, penataan ruang produksi, hingga sistem distribusi makanan.
“Program ini sangat baik untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak. Namun perlu evaluasi secara berkala agar pelayanan semakin optimal, termasuk pemisahan ruang makanan basah dan kering serta menjaga higienitas makanan,” tegasnya.
Melalui kegiatan monitoring ini, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap program Makanan Bergizi Gratis dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya generasi muda di daerah tersebut.












