Penrem 031/WB Tegaskan Informasi Viral Yang Beredar Kembali Adalah Peristiwa Lama 

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU || Menyikapi beredarnya kembali video viral di media sosial yang menampilkan peristiwa pemukulan anggota Satlantas Polresta Pekanbaru oleh anggota TNI AD, Penrem 031/WB menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan peristiwa lama yang terjadi pada tahun 2017 dan telah selesai ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Berdasarkan data yang dimiliki Korem 031/WB, pada tanggal 10 Agustus 2017 sekitar pukul 17.00 WIB telah terjadi pemukulan yang dilakukan oleh Serda Wira Sinaga, anggota Korem 031/WB, terhadap Bripda Yoga, anggota Satlantas Polresta Pekanbaru. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di deretan depan Ruko Senapelan Plaza/Mall Pekanbaru.

Terkait penanganan kasus tersebut, perkara telah ditangani secara langsung oleh Komandan Korem 031/WB. Sebagai langkah awal penegakan hukum dan disiplin militer, Serda Wira Sinaga telah ditahan di sel Detasemen Polisi Militer (Denpom) 1/3 Kodam I/Bukit Barisan di Pekanbaru. Seluruh proses penanganan telah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku dan kasus tersebut telah selesai serta tidak terdapat permasalahan lanjutan.

Selain itu, berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan saat itu, diketahui bahwa Serda Wira Sinaga mengalami gangguan kejiwaan berupa depresi yang didiagnosis sebagai skizofrenia.

Sehubungan dengan kembali beredarnya video tersebut di berbagai platform media sosial, Penrem 031/WB mengimbau masyarakat untuk memahami konteks waktu dan fakta yang sebenarnya. Video yang saat ini kembali viral merupakan dokumentasi kejadian lama yang terjadi sekitar sembilan tahun lalu, tepatnya pada tahun 2017, dan bukan merupakan peristiwa yang baru terjadi.

Penrem 031/WB mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dengan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum menyebarluaskan kembali suatu informasi, guna menghindari kesalahpahaman dan informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat, Jumat 19/6/26.

Diharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab yang sengaja untuk memecah belah.

Penerangan Korem 031

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Api Tak Lagi Terlihat, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Fokus Tuntaskan Pendinginan Karhutla Inhu
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Terpadu Berjibaku Kendalikan Karhutla di Enam Titik
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pemadaman, Titik Asap Masih Bertahan di Bengkalis dan Meranti
Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi antar Instansi, Danrem 031/Wira Bima Silaturahmi ke Kanwil Imigrasi Riau
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Jaga Kesiapsiagaan, Pangdam Cek Penanganan Karhutla di Inhu
Peringatan Haornas ke-43, Korem 031/WB Teguhkan Komitmen Membangun Generasi Sehat dan Berkarakter
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Jaga Penanganan Karhutla Inhu Tetap Maksimal di Tengah Cuaca Panas dan Angin Kencang
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Tujuh Lokasi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 07:22 WIB

Api Tak Lagi Terlihat, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Fokus Tuntaskan Pendinginan Karhutla Inhu

Jumat, 11 September 2026 - 03:27 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Terpadu Berjibaku Kendalikan Karhutla di Enam Titik

Kamis, 10 September 2026 - 03:42 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pemadaman, Titik Asap Masih Bertahan di Bengkalis dan Meranti

Rabu, 9 September 2026 - 10:47 WIB

Memperkuat Sinergi dan Kolaborasi antar Instansi, Danrem 031/Wira Bima Silaturahmi ke Kanwil Imigrasi Riau

Rabu, 9 September 2026 - 09:45 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Jaga Kesiapsiagaan, Pangdam Cek Penanganan Karhutla di Inhu

Berita Terbaru