Menara Lampu Colok 2026 Desa Sebauk Malam Tujuh Likur Menerangi Bengkalis

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bengkalis, Malam ke-27 Ramadan di Pulau Bengkalis selalu datang bersama cahaya. Ketika langit mulai gelap dan angin laut berembus perlahan, ribuan api colok menyala satu per satu di sepanjang desa pesisir, menghadirkan suasana khas tradisi Tujuh Likur yang telah lama hidup dalam budaya masyarakat Melayu.

Cahaya tradisi itu tampak dari Desa Pangkalan Batang, Pangkalan Batang Barat hingga Desa Sebauk. Nyala api yang berjajar di sepanjang kawasan permukiman menciptakan panorama malam yang hangat dan menjadi pemandangan yang selalu dinantikan setiap Ramadan.

Di Desa Sebauk, cahaya api colok bahkan dibentuk menjadi sebuah menara yang menjulang tinggi. Susunan rangka yang dihiasi ribuan sumbu api itu membentuk siluet menyerupai menara masjid, memancarkan cahaya terang di tengah desa dan menarik perhatian warga maupun pengunjung yang datang untuk menyaksikan keindahannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menara api colok tersebut dibangun oleh para pemuda Desa Sebauk melalui semangat gotong royong yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat. Mereka bersama-sama merancang rangka menara, memasang ratusan hingga ribuan sumbu api, lalu menyalakannya saat malam tiba.

Kemegahan menara api colok itu pun mengundang perhatian masyarakat dari berbagai penjuru. Sepanjang jalan menuju lokasi menara dipadati pengunjung yang ingin menyaksikan langsung cahaya api colok yang menerangi malam Ramadan.

Baca Juga:  Rektor, LPPM UNRI dan GM PT PLN UIP II Sumbagteng, Resmi Dilaporkan ke Polda Riau

Bagi masyarakat Melayu di Pulau Bengkalis, tradisi api colok bukan sekadar menghadirkan keindahan cahaya. Tradisi ini menjadi simbol kegembiraan sekaligus penghormatan terhadap malam-malam terakhir bulan suci Ramadan.

Semarak api colok yang terlihat dari Pangkalan Batang, Pangkalan Batang Barat hingga Desa Sebauk juga menunjukkan bahwa tradisi tersebut masih terus dijaga oleh masyarakat.

Setiap desa menghadirkan cahaya api colok dengan cara masing-masing, namun semuanya berpadu dalam suasana kebersamaan yang khas pada malam Tujuh Likur.

TM Alfindra, pemuda tempatan yang juga pengurus Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkalis, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pemuda Desa Sebauk dalam menjaga tradisi tersebut.

“Tradisi Tujuh Likur merupakan bagian dari identitas budaya masyarakat Melayu di Bengkalis. Kami sangat mengapresiasi semangat para pemuda Desa Sebauk yang terus menjaga dan merawat tradisi ini agar tidak hilang ditelan zaman,” ujarnya.

Menurutnya, api colok tidak hanya memperindah suasana Ramadan, tetapi juga mencerminkan kuatnya nilai kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

Ia berharap kegiatan seperti ini terus mendapat dukungan dari berbagai pihak karena selain mempererat silaturahmi, tradisi menara api colok juga menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya Melayu.**Edi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Api Meluas, Brimob Riau Sigap Tangani Karhutla di Siak
KOTI MPC PEMUDA PANCASILA PEKANBARU RUTIN GELAR JUMAT BERKAH, 150 NASI KOTAK DIBAGIKAN KE MASYARAKAT
Brimob Riau Turun Langsung Tangani Karhutla, Formula X-Fire Polri Dikerahkan
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Terpadu Berjibaku Kendalikan Karhutla di Enam Titik
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pemadaman, Titik Asap Masih Bertahan di Bengkalis dan Meranti
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Tujuh Lokasi
Bupati Kasmarni Tinjau Karhutla Sungai Meranti, Turun Langsung Padamkan Api
BEA CUKAI BATAM SIAP TINDAK MANCHESTER DAN PSG, SEJALAN DENGAN INSTRUKSI MENKEU: ROKOK ILEGAL AKAN DIBERANTAS
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 02:55 WIB

Cegah Api Meluas, Brimob Riau Sigap Tangani Karhutla di Siak

Jumat, 11 September 2026 - 07:25 WIB

KOTI MPC PEMUDA PANCASILA PEKANBARU RUTIN GELAR JUMAT BERKAH, 150 NASI KOTAK DIBAGIKAN KE MASYARAKAT

Jumat, 11 September 2026 - 03:27 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Terpadu Berjibaku Kendalikan Karhutla di Enam Titik

Kamis, 10 September 2026 - 03:42 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pemadaman, Titik Asap Masih Bertahan di Bengkalis dan Meranti

Selasa, 8 September 2026 - 03:49 WIB

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Intensifkan Pemadaman dan Pendinginan Karhutla di Tujuh Lokasi

Berita Terbaru