Kadis Pendidikan Inhil Klarifikasi Polemik Smart TV: “Itu Program Pusat, Bukan Dinas”

- Penulis

Senin, 24 November 2025 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INHIL — Menyusul polemik terkait penyaluran Smart TV atau televisi layar lebar ke sejumlah sekolah di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kepala Dinas Pendidikan Inhil, Abdul Rasyid, SE., M.Ak, akhirnya memberikan klarifikasi resmi. Pernyataan ini disampaikan saat ditemui awak media di ruang kerjanya pada Senin, 24 November 2025.

Abdul Rasyid menegaskan bahwa distribusi Smart TV tersebut bukan merupakan program dari Dinas Pendidikan Inhil, melainkan program langsung dari pemerintah pusat.

“Penyaluran TV itu memang benar ada. Tetapi bukan dari Dinas Pendidikan Inhil, melainkan program pusat. Jadi jumlah pastinya kami belum tahu karena data resminya belum turun ke kami,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, perangkat dikirim langsung dari pusat ke sekolah-sekolah penerima, mulai dari jenjang TK hingga SMP.

“Distribusinya langsung ke sekolah. Mulai dari TK sampai SMP memang ada yang menerima. Tetapi sampai saat ini kami belum mendapatkan daftar lengkap jumlah unit maupun nama sekolah penerima,” tambahnya.

Sekretaris Dinas Pendidikan Inhil, Fauzan Amrullah, SE., M.Si, turut memberikan penjelasan untuk meluruskan persepsi publik.

“Perlu kami luruskan, Kadis bukan bungkam. Beliau sedang berupaya mendapatkan data resmi. Sampai hari ini jumlah unit pun belum dapat kami pastikan karena pendataan dilakukan langsung oleh kementerian, bukan dinas daerah,” tegasnya.

Fauzan menyebutkan bahwa jumlah sekolah di Inhil yang mencapai ribuan, tersebar di 20 kecamatan, membuat proses pendataan memerlukan waktu.

Baca Juga:  Bupati Anton Komitmen Berikan Kesejahteraan Guru

“Kami berterima kasih kepada rekan media. Kontrol sosial itu penting agar perkembangan pendidikan di Inhil tetap berjalan sesuai aturan,” ujarnya.

Menanggapi isu adanya permintaan iuran listrik dari orang tua siswa akibat penggunaan Smart TV, Abdul Rasyid membantah tegas kabar tersebut.

“Kami sudah cek ke beberapa sekolah, dan tidak ada biaya listrik yang dibebankan kepada wali murid. Jika pun ada kebijakan sepihak tanpa dasar, tentu akan kami tindaklanjuti,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa peran dinas dalam hal ini hanya sebagai fasilitator, sementara sekolah adalah pihak penerima perangkat dari pusat.

Informasi Resmi akan Disampaikan Setelah Data Lengkap

Abdul Rasyid memastikan bahwa Dinas Pendidikan Inhil akan memberikan pernyataan resmi begitu data lengkap dari pemerintah pusat telah diterima.

“Kalau datanya sudah kami terima, tentu akan kami sampaikan ke publik. Yang jelas, ini bukan program kabupaten dan tidak menggunakan APBD,” tutupnya.

 

Dinas Pendidikan Inhil menegaskan bahwa:

Program Smart TV merupakan program pemerintah pusat, bukan Dinas Pendidikan Inhil.

Penyaluran dilakukan langsung ke sekolah penerima.

Data jumlah unit dan sekolah penerima masih dalam proses validasi.

Tidak ada pungutan biaya listrik kepada peserta didik.

Informasi resmi akan diumumkan setelah data final diterima dari pusat.

(Mus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramadan Penuh Kebersamaan, Bupati Zukri Buka Turnamen Mini Soccer di Pangkalan Kerinci
Tarawih Keliling Brimob Riau, Pererat Silaturahmi dan Hadirkan Rasa Aman di Tengah Masyarakat
Operasi Ketupat Tahun 2026 Arus Mudik Dan Balik Lebaran 1447 H, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan Hingga Pelayanan
“Menumpang” Bukan Berarti Terbelakang: Kisah Tangguh 43 Siswa SRMA 4 Padang Menjemput Masa Depan di Kampus Perjuangan
Di Balik Bukit Lubuk Selasih: Asa Siswa SRMP 5 Solok Mengejar Mimpi di Tengah Keterbatasan Fasilitas
Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan
Duduk Sama Rendah, Berbuka Sama Rasa: Kala Bupati Anton Menjemput Aspirasi Pada Agenda Safari Ramadan
Ketua PKK Rokan Hilir Indah Septiani Hadiri Bisnis Talk Ramadhan Series 1447 H di Pekanbaru
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Maret 2026 - 16:41 WIB

Ramadan Penuh Kebersamaan, Bupati Zukri Buka Turnamen Mini Soccer di Pangkalan Kerinci

Senin, 2 Maret 2026 - 16:26 WIB

Tarawih Keliling Brimob Riau, Pererat Silaturahmi dan Hadirkan Rasa Aman di Tengah Masyarakat

Senin, 2 Maret 2026 - 15:59 WIB

Operasi Ketupat Tahun 2026 Arus Mudik Dan Balik Lebaran 1447 H, Polri Siapkan 2.746 Posko Pengamanan Hingga Pelayanan

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:13 WIB

“Menumpang” Bukan Berarti Terbelakang: Kisah Tangguh 43 Siswa SRMA 4 Padang Menjemput Masa Depan di Kampus Perjuangan

Sabtu, 28 Februari 2026 - 17:48 WIB

Safari Ramadhan 1447 H, Wabup Syafaruddin Poti : Momen Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Ramadhan

Berita Terbaru

News

Kodam XIX/Tuanku Tambusai Gelar Rapim TA 2026

Senin, 2 Mar 2026 - 10:19 WIB