Gudang Rokok Manchester Terbesar Di Batam, Menteri Keuangan Purbaya Diminta Bertindak

- Penulis

Minggu, 30 Agustus 2026 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM — Dugaan peredaran rokok ilegal merek Manchester di Kota Batam kembali mencuat ke permukaan.

Kali ini, Redaksi mengaku telah memperoleh bukti berupa rekaman video yang memperlihatkan keberadaan sebuah lokasi yang diduga menjadi gudang penyimpanan rokok Manchester dalam jumlah besar.

Dalam rekaman tersebut juga terlihat berbagai macam bentuk dan kemasan rokok merek Manchester. Temuan ini memperkuat pentingnya penelusuran lebih lanjut terhadap asal-usul, legalitas, serta jalur distribusi produk tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun demikian, keberadaan gudang, status hukum barang, dan pihak yang bertanggung jawab masih memerlukan pemeriksaan serta pembuktian oleh aparat berwenang.

DARI GUDANG KE WARUNG, SIAPA PENGENDALI DISTRIBUSINYA?

Jika rokok Manchester benar disimpan dalam jumlah besar di sebuah gudang, maka pertanyaan publik semakin mengarah kepada rantai distribusinya.

Dari mana rokok tersebut berasal?

Siapa yang memasoknya?

Ke mana barang tersebut didistribusikan?

Dan yang paling penting, siapa yang diduga mengendalikan peredarannya?

Publik berharap penelusuran tidak hanya berhenti pada pedagang kecil atau warung yang menjual rokok tersebut.

Apabila nantinya ditemukan pelanggaran, maka aparat diminta menelusuri persoalan ini dari hulu hingga hilir, mulai dari sumber produksi, gudang, pengangkutan, distributor hingga pihak yang bertanggung jawab sesuai hasil penyelidikan.

APH DAN BEA CUKAI DIMINTA SEGERA TURUN KE LAPANGAN

Tim Investigasi meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan Bea Cukai Batam untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap informasi dan bukti video yang telah diperoleh Redaksi.

Langkah cepat dinilai penting agar seluruh fakta dapat diuji secara langsung di lapangan.

Publik tentu menunggu tindakan nyata.

Apakah lokasi yang diduga sebagai gudang tersebut benar ada?

Siapa pemilik atau pengelolanya?

Berapa jumlah rokok yang tersimpan?

Apakah seluruh produk memiliki dokumen dan memenuhi ketentuan yang berlaku?

Baca Juga:  Tokoh Muda Rohil Sesalkan Penggiringan Opini Terkait Liburan Kabag Umum Setda

Semua pertanyaan tersebut harus dijawab melalui pemeriksaan resmi, bukan sekadar asumsi.

Bea Cukai Batam sendiri sebelumnya telah melakukan sejumlah penindakan terhadap peredaran rokok ilegal. Dalam operasi pada 27–30 Juli 2026, petugas mengamankan puluhan ribu batang rokok ilegal dari sejumlah lokasi di Batam, termasuk merek Manchester dan PSG.

MENTERI KEUANGAN DIMINTA MEMBERI PERHATIAN

Redaksi juga meminta perhatian Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, agar persoalan dugaan peredaran rokok yang tidak memenuhi ketentuan cukai di Batam mendapat perhatian serius sesuai kewenangan pemerintah pusat.

Purbaya Yudhi Sadewa saat ini tercatat sebagai Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Batam merupakan wilayah strategis dengan aktivitas perdagangan dan lalu lintas barang yang tinggi. Karena itu, pengawasan terhadap barang kena cukai dan dugaan jalur distribusi ilegal perlu dilakukan secara serius dan berkelanjutan.

PUBLIK MENUNGGU PENINDAKAN BESAR

Masyarakat kini menanti langkah konkret dari aparat.

Jika informasi dan bukti yang diperoleh Redaksi mengarah pada dugaan pelanggaran, maka pemeriksaan harus dilakukan secara profesional dan menyeluruh.

Bukan hanya menyita barang.

Tetapi juga menelusuri:

Dari mana barang berasal.

Siapa yang menyimpan.

Siapa yang mengangkut.

Siapa yang mendistribusikan.

Dan apabila ditemukan pelanggaran hukum, siapa pihak yang harus mempertanggungjawabkannya.

Redaksi mendorong adanya langkah terpadu antara APH, Bea Cukai dan instansi terkait untuk mengungkap seluruh rantai peredaran apabila dugaan tersebut terbukti.

KARENA JIKA BENAR ADA GUDANG BESAR, MAKA PERTANYAANNYA BUKAN LAGI SIAPA YANG MENJUAL—TETAPI SIAPA YANG MEMASOK DAN MENGENDALIKAN PEREDARANNYA?

Redaksi membuka ruang seluas-luasnya kepada pihak pengelola lokasi, pemilik barang, produsen, distributor, Bea Cukai, maupun instansi terkait untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab atas informasi dalam pemberitaan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen
67 Tahun Pasukan Pelopor: Brimob Riau Teguhkan Semangat Presisi, Siap Mengabdi untuk Masyarakat
Cegah Api Meluas, Brimob Riau Sigap Tangani Karhutla di Siak
KOTI MPC PEMUDA PANCASILA PEKANBARU RUTIN GELAR JUMAT BERKAH, 150 NASI KOTAK DIBAGIKAN KE MASYARAKAT
Brimob Riau Turun Langsung Tangani Karhutla, Formula X-Fire Polri Dikerahkan
Bupati Kasmarni Tinjau Karhutla Sungai Meranti, Turun Langsung Padamkan Api
BEA CUKAI BATAM SIAP TINDAK MANCHESTER DAN PSG, SEJALAN DENGAN INSTRUKSI MENKEU: ROKOK ILEGAL AKAN DIBERANTAS
Perempuan Diduga Direkam Diam-Diam di Toilet Cafe Filosofi Sambal Dumai
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 10:26 WIB

Pekanbaru Jadi Kota dengan Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi di Indonesia, Tembus 7,39 Persen

Senin, 14 September 2026 - 07:46 WIB

67 Tahun Pasukan Pelopor: Brimob Riau Teguhkan Semangat Presisi, Siap Mengabdi untuk Masyarakat

Sabtu, 12 September 2026 - 02:55 WIB

Cegah Api Meluas, Brimob Riau Sigap Tangani Karhutla di Siak

Jumat, 11 September 2026 - 07:25 WIB

KOTI MPC PEMUDA PANCASILA PEKANBARU RUTIN GELAR JUMAT BERKAH, 150 NASI KOTAK DIBAGIKAN KE MASYARAKAT

Jumat, 11 September 2026 - 06:38 WIB

Brimob Riau Turun Langsung Tangani Karhutla, Formula X-Fire Polri Dikerahkan

Berita Terbaru