Bangkinang Kota – Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian mengikuti kegiatan Entry Meeting dan Sosialisasi Pelaksanaan Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS) Tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, yang dilaksanakan di Kantor Diskominfo dan Persandian Kampar, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini diikuti langsung oleh Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si, bersama perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kampar, Kepala Bidang Statistik Salmi Hadi, S.Sos., M.Si, serta peserta lainnya dari seluruh BPS kabupaten/kota se-Indonesia.
EPSS merupakan instrumen evaluasi yang bertujuan mengukur capaian penyelenggaraan statistik sektoral pada instansi pusat maupun pemerintah daerah. Pada tahun 2026, pelaksanaan EPSS kembali dilakukan oleh BPS dengan rangkaian kegiatan yang dimulai sejak April, mencakup penilaian terhadap 5 domain, 19 aspek, dan 38 indikator.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pemaparan teknis terkait arah pembinaan statistik sektoral, penjelasan lima domain penilaian, tata cara penginputan data, serta penggunaan aplikasi penilaian EPSS melalui sistem Simbatik.
Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kampar, Lukmansyah Badoe, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kampar dalam memperkuat penyelenggaraan statistik sektoral sebagai fondasi pembangunan berbasis data.
“Melalui kegiatan ini, kita semakin memahami pentingnya data statistik sektoral yang berkualitas sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang efektif, tepat sasaran, dan terukur,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Statistik Salmi Hadi menyampaikan bahwa capaian Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Kampar tahun 2024 mencapai angka 2,73 dengan predikat Baik, yang menunjukkan adanya peningkatan kualitas dalam pengelolaan statistik sektoral.
Ia juga menjelaskan bahwa pada tahun 2026 akan dilaksanakan tahapan penting berupa penilaian mandiri oleh Tim Penilai Internal (TPI) Kabupaten yang dijadwalkan berlangsung pada April hingga Mei, dengan dua kegiatan statistik sebagai objek penilaian.
“Momentum ini menjadi sarana evaluasi sekaligus perbaikan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar,” jelasnya.
Lebih lanjut, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara BPS dan Pemerintah Kabupaten Kampar dalam kerangka Sistem Statistik Nasional, sehingga data yang dihasilkan semakin akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan penguatan statistik sektoral, Pemerintah Kabupaten Kampar optimis mampu menghadirkan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.












