Keceriaan Anak-anak Agam Korban Galodo di Tenda Pengungsian

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025 - 03:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Peristiwa banjir bandang yang meluluh lantakkan Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) meninggalkan trauma bagi para korban bencana galodoh (banjir bandang). Tak hanya rumah, sebagian para korban juga kehilangan anggota keluarganya.

Para korban kini tinggal di tenda-tenda pengungsian yang tersebar di beberapa titik. Mereka menunggu uluran tangan pemerintah supaya bisa mendapatkan kembali rumahnya yang tergusur banjir bandang.

Di tengah ketidakpastian itu, Polwan Polda Riau hadir bersama konselor psikolog. Sebanyak 42 mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Indonesia (Himpsi) turun ke tenda pengungsian untuk memulihkan para korban secara mental.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tim Trauma Healing tidak datang dengan tangan kosong. Mereka hadir membawa mainan hingga snack.

Keceriaan anak-anak merekah saat tim trauma healing mengajak mereka untuk bermain. Aneka permainan seperti ular tangga, buku mewarnai, congklak diharapkan memulihkan kejiwaan anak-anak.

Kepala SPN Polda Riau Kombes Indra Duaman yang memimpin tim Trauma Healing mengatakan kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran Polri, khususnya Polda Riau dan Sumbar dalam membantu masyarakat.

Baca Juga:  Wabup Syafaruddin Poti Hadiri Pelantikan Ninik Mamak Suku Ampu Luhak Kepenuhan

“Tim Trauma Healing akan membantu pemulihan psikis para korban pascabencana, khususnya kaum rentan seperti anak-anak, ibu-ibu dan lansia,” kata Indra, Kamis (4/12/2025).

Psikolog Polda Riau Ipda Olivia Margareth mengatakan pihaknya memberikan treatment berbeda untuk anak-anak dan ibu-ibu. Bagi anak-anak, psikolog mengembalikan keceriaan anak-anak dengan games dan mainan.

“Untuk ibu-ibu dan lansia kami lakukan konseling,” kata Olivia.

Olivia mengatakan, dari hasil asesmen awal, para korban bencana mengalami trauma dengan tingkatan berbeda-beda,, terutama ketika mendengar suara-suara yang mirip dengan galodoh.

“Berdasarkan hasil asesmen awal, banyak ditemukan tingkat trauma dari gejala awal, ringan, juga berat,” jelasnya.

Bagi mereka yang mengalami trauma tingkat sedang hingga berat, kami menyediakan khusus berupa TP2. Gejala tersebut diidentifikasi ditandai dengan kecemasan , sedih hingga khawatir akan terjadi bencana susulan.

“Karena sekarang ini sudah hari keenam, kami melihat tingakatannya itu trauma ringan hingga sedang,” imbuhnya.

Tercatat hingga saat ini jumlah korban tewas mencapai 200 orang, 60 hilang, dan ribuan warga mengungsi akibat galodoh yang terjadi Kamis, 27 November 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Rokan Hulu Berhasl Ungkap Peredaran Sabu 6,92 Gram di Tambusai Barat, Dua Pengedar Diamankan
Wakil Ketua I DPRD Bengkalis Serahkan Piala Juara I Voli Putri Bermasa Cup I di Desa Petani
Panen Raya Nasional di Rutan Pekanbaru, Wujud Pembinaan Warga Binaan dan Dukungan Ketahanan Pangan
Lapas Pekanbaru Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Ikuti Panen Raya Serentak Kemenimipas
Selaraskan Asta Cita di Daerah, Bupati Rokan Hulu Hadiri Rakornas Sinergi Program Prioritas Presiden
Ketua RT Bantah Isu Box Culvert Jalan Matoa Gagal Fungsi, Genangan Disebut Akibat Curah Hujan
Satresnarkoba Polres Rokan Hulu Tangkap Pengedar Sabu di Bonai Darussalam, 5,30 Gram Barang Bukti Diamankan
Hadiri Rakor KKKS, Bupati Kasmarni Komitmen Tingkatkan Kerjasama Pengelolaan Sumber Daya Energi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 05:44 WIB

Satresnarkoba Polres Rokan Hulu Berhasl Ungkap Peredaran Sabu 6,92 Gram di Tambusai Barat, Dua Pengedar Diamankan

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:49 WIB

Wakil Ketua I DPRD Bengkalis Serahkan Piala Juara I Voli Putri Bermasa Cup I di Desa Petani

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:45 WIB

Panen Raya Nasional di Rutan Pekanbaru, Wujud Pembinaan Warga Binaan dan Dukungan Ketahanan Pangan

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:21 WIB

Lapas Pekanbaru Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Ikuti Panen Raya Serentak Kemenimipas

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:20 WIB

Ketua RT Bantah Isu Box Culvert Jalan Matoa Gagal Fungsi, Genangan Disebut Akibat Curah Hujan

Berita Terbaru