BEM Kristiani Seluruh Indonesia Dorong Sosialisasi Akademis Wacana Pilkada oleh DPRD

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Koordinator Pusat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kristiani Seluruh Indonesia, Charles, menilai bahwa wacana mayoritas partai politik yang menyepakati mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) melalui DPRD perlu disikapi secara rasional dan akademis, khususnya di lingkungan mahasiswa.

Menurut Charles, perubahan atau penyesuaian mekanisme demokrasi merupakan bagian dari dinamika ketatanegaraan yang sah dalam sistem demokrasi konstitusional. Namun demikian, setiap kebijakan strategis yang menyangkut kedaulatan rakyat harus disertai dengan proses sosialisasi yang komprehensif, transparan, dan berbasis kajian ilmiah, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Mahasiswa sebagai kelompok intelektual dan agen kontrol sosial perlu mendapatkan penjelasan yang utuh, tidak parsial, mengenai dasar hukum, pertimbangan politik, serta implikasi jangka panjang dari mekanisme Pilkada melalui DPRD. Tanpa sosialisasi yang baik, ruang publik akan mudah dipenuhi oleh narasi keliru dan fitnah yang tidak berdasar,” ujar Charles.

Ia menambahkan bahwa diskursus mengenai Pilkada tidak seharusnya direduksi pada dikotomi pro dan kontra semata, melainkan harus diletakkan dalam kerangka efektivitas pemerintahan daerah, efisiensi anggaran, penguatan sistem perwakilan, serta kualitas demokrasi substantif. Dalam konteks ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra kritis negara dengan mengedepankan nalar akademik, bukan emosi politik.

BEM Kristiani Seluruh Indonesia, lanjut Charles, mendorong pemerintah, DPR, serta partai politik untuk melibatkan kampus dan organisasi mahasiswa dalam forum-forum dialog terbuka, diskusi publik, dan kajian ilmiah, agar kebijakan yang diambil benar-benar dipahami dan diawasi secara objektif oleh generasi muda.

“Demokrasi yang sehat bukan hanya soal mekanisme pemilihan, tetapi juga soal literasi politik, kejujuran informasi, dan kedewasaan dalam menyikapi perbedaan pandangan. Di sinilah peran mahasiswa menjadi sangat strategis,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRD Bengkalis Serahkan Piala Juara I Voli Putri Bermasa Cup I di Desa Petani
Panen Raya Nasional di Rutan Pekanbaru, Wujud Pembinaan Warga Binaan dan Dukungan Ketahanan Pangan
Lapas Pekanbaru Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Ikuti Panen Raya Serentak Kemenimipas
Selaraskan Asta Cita di Daerah, Bupati Rokan Hulu Hadiri Rakornas Sinergi Program Prioritas Presiden
Ketua RT Bantah Isu Box Culvert Jalan Matoa Gagal Fungsi, Genangan Disebut Akibat Curah Hujan
Satresnarkoba Polres Rokan Hulu Tangkap Pengedar Sabu di Bonai Darussalam, 5,30 Gram Barang Bukti Diamankan
Hadiri Rakor KKKS, Bupati Kasmarni Komitmen Tingkatkan Kerjasama Pengelolaan Sumber Daya Energi
Pastikan Hak Terpenuhi, Lapas Pekanbaru Bagikan Perlengkapan Dasar di Blok Mapenaling
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 01:49 WIB

Wakil Ketua I DPRD Bengkalis Serahkan Piala Juara I Voli Putri Bermasa Cup I di Desa Petani

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:45 WIB

Panen Raya Nasional di Rutan Pekanbaru, Wujud Pembinaan Warga Binaan dan Dukungan Ketahanan Pangan

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:21 WIB

Lapas Pekanbaru Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Ikuti Panen Raya Serentak Kemenimipas

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:31 WIB

Selaraskan Asta Cita di Daerah, Bupati Rokan Hulu Hadiri Rakornas Sinergi Program Prioritas Presiden

Kamis, 15 Januari 2026 - 08:20 WIB

Ketua RT Bantah Isu Box Culvert Jalan Matoa Gagal Fungsi, Genangan Disebut Akibat Curah Hujan

Berita Terbaru