Dua Bulan Lebih Gaji Puluhan Pekerja PT Rodo Eleska Teknik Mandiri Belum Dibayar, Nasib Malang Pekerja Mengadu Nasib di Proyek Galangan Kapal Bintan

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bintan, Kepri – Puluhan pekerja yang mengaku bekerja melalui PT Rodo Eleska Teknik Mandiri (RETM) pada proyek pembangunan kapal tongkang di kawasan galangan kapal Bintan mengeluhkan belum diterimanya pembayaran gaji selama lebih dari dua bulan.

Sejumlah pekerja yang ditemui, Rabu (10/6/2026) sore, meminta perusahaan segera memenuhi kewajibannya dengan membayarkan upah yang menurut mereka hingga kini masih tertunggak.

Keluhan tersebut merujuk pada Surat Perintah Kerja (SPK) Nomor 001/SPK/RETM/IV/2026 tertanggal 22 April 2026 yang diterbitkan PT Rodo Eleska Teknik Mandiri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam dokumen tersebut, Wakil Direktur PT Rodo Eleska Teknik Mandiri, Dimas Agung Alfandy, menunjuk Dody Setia Frengky H dan Hendrik Kurniansyah sebagai pelaksana pekerjaan pembangunan satu unit kapal tongkang ukuran 270 x 80 x 16.

Pekerjaan tersebut disebut berlangsung sejak 23 April 2026 hingga paling lambat 1 Juli 2026 dengan lingkup pekerjaan meliputi fabrikasi, marking, cutting, bending, hingga edge preparation.

Salah seorang pekerja mengungkapkan bahwa jumlah tenaga kerja yang terdampak mencapai puluhan orang.

“Untuk pekerja harian sekitar 40 orang, sedangkan pekerja borongan sekitar 20 orang. Sampai sekarang gaji kami belum dibayarkan selama lebih dari dua bulan,” ujarnya.

Menurutnya, para pekerja kini berada dalam kondisi tidak menentu setelah kontrak kerja sama antara perusahaan utama dan subkontraktor disebut telah berakhir.

Baca Juga:  Khatam Alqur'an dan Buka Bersama, Bupati Kampar ; Ramadhan Adalah Bulan Al-Quran, Perkuat Silaturahmi, Raih Ketaqwaan Kepada Allah SWT 

Ia mengaku para pekerja merasa diabaikan karena belum memperoleh kepastian mengenai pembayaran hak-hak mereka.

“Kami merasa diombang-ambing. Kami direkrut melalui PT Rodo Eleska Teknik Mandiri sebagai subkontraktor. Setelah kontrak diputus, nasib pekerja menjadi tidak jelas dan gaji kami belum dibayarkan,” katanya.

Selain mengacu pada SPK, para pekerja juga mengaku berpegang pada dokumen Surat Perjanjian Pembuatan Kapal Tongkang tertanggal 22 April 2026 yang memuat kesepakatan kerja sama antara pemilik proyek dan pelaksana pekerjaan.

Dalam perjanjian tersebut disebutkan bahwa kedua belah pihak sepakat melaksanakan pekerjaan pembuatan kapal tongkang sesuai spesifikasi dan target progres yang telah ditentukan serta melakukan evaluasi pekerjaan secara berkala.

Para pekerja menegaskan tuntutan mereka hanya sebatas meminta pembayaran hak upah yang telah mereka kerjakan.

“Kami hanya menuntut hak kami berdasarkan perjanjian yang ada. Kami tidak akan tinggal diam sampai hak-hak kami dibayarkan,” tegas pekerja tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih berupaya memperoleh konfirmasi dan tanggapan resmi dari pihak PT Rodo Eleska Teknik Mandiri maupun pihak terkait lainnya mengenai keluhan para pekerja tersebut. (End)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid, SH Beri Bantuan Kafilah MTQ & Tandatangani Pakta Integritas, Kampar Utara Bersatu Cegah Karhutla 
Cegah Karhutla, Polsek Kampar Gandeng Masyarakat Teken Pakta Integritas dan Pasang Spanduk di Wilayah Rawan
Kedok KEK Tanjung Sauh Dipertanyakan: Pelabuhan Ibu Rita Diduga Jadi Jalur Keluar-Masuk TKA, Pengawasan Dipertanyakan
Kepala Desa Senama Nenek Abdoel Rakhman Chan Sampaikan Ucapan Selamat Hari Olahraga Nasional 2026
Ali Akbar Siregar Bantah Keterlibatan dalam Dugaan Gudang BBM di Tenayan Raya
Rapat Laporan Omputaka Cup VI dan VII Digelar, Pengurus Evaluasi Pelaksanaan dan Perkuat Kekompakan
Cukup Sekali Scan! Desa Pulau Gadang Kini Punya Peta Digital untuk Kenalkan Segudang Potensi Desa
Palang Jalan Dibuka, Dt.Eri Bakri Ketua Pemuda Kelurahan Pasir Sialang Bersama Warga Sei Jernih dan PT Agrinas Sepakati Lima Poin Komitmen
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 05:54 WIB

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid, SH Beri Bantuan Kafilah MTQ & Tandatangani Pakta Integritas, Kampar Utara Bersatu Cegah Karhutla 

Jumat, 11 September 2026 - 07:23 WIB

Cegah Karhutla, Polsek Kampar Gandeng Masyarakat Teken Pakta Integritas dan Pasang Spanduk di Wilayah Rawan

Kamis, 10 September 2026 - 10:44 WIB

Kedok KEK Tanjung Sauh Dipertanyakan: Pelabuhan Ibu Rita Diduga Jadi Jalur Keluar-Masuk TKA, Pengawasan Dipertanyakan

Rabu, 9 September 2026 - 07:18 WIB

Kepala Desa Senama Nenek Abdoel Rakhman Chan Sampaikan Ucapan Selamat Hari Olahraga Nasional 2026

Senin, 7 September 2026 - 03:41 WIB

Ali Akbar Siregar Bantah Keterlibatan dalam Dugaan Gudang BBM di Tenayan Raya

Berita Terbaru