Polisi Gabungan Bubarkan 3 Lokasi Ilegal Mining Di Kualu – Pasang Police Line, Pembongkaran Tempat Galian

- Penulis

Kamis, 21 Mei 2026 - 03:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMPAR, – Upaya keras untuk memberantas aktivitas penambangan liar atau galian C tanpa izin kembali dilakukan aparat kepolisian. Pada hari Rabu (20/05/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, gabungan personel Polres Kampar, Satuan Polisi Pamong Praja, Sat Pom AU Lanut RSN, serta personel rayonisasi Polsek Tambang melaksanakan operasi pengamanan dan penertiban terhadap lokasi-lokasi ilegal mining di Dusun III Durian Tandang Desa Kualu Kecamatan Tambang Kabupaten Kampar.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Kampar Kompol Amru Hutahuruk, dan didampingi Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman, dimulai dengan apel pengamanan pada pukul 08.15 WIB di halaman Polsek Tambang yang diikuti oleh sebanyak 48 personel gabungan dari berbagai unit kepolisian. Dengan semangat yang tinggi, rombongan siap menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait keberadaan lokasi-lokasi galian C tanpa izin yang diduga telah merusak lingkungan dan mengganggu ketenangan warga.

 

Kapolres Kampar Akbp Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kabag Ops Polres Kampar Kompol Amru Hutahuruk, menyampaikan bahwa Kami tidak akan mentolerir setiap bentuk aktivitas yang tidak memiliki izin resmi dan merusak lingkungan serta kepentingan masyarakat. Kali ini kami menangkap keluhan dari sekitar 50 warga Desa Kualu yang mengeluhkan adanya aktivitas penambangan liar di daerah mereka. Oleh karena itu, kami mengambil langkah tegas untuk menertibkan lokasi-lokasi tersebut,” jelas Kompol Amru saat memberikan arahan sebelum berangkat ke lokasi.

 

Beliau menambahkan bahwa kerja sama dengan berbagai unit kepolisian dan dukungan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam memberantas aktivitas ilegal mining ini. “Kita tidak hanya ingin menghentikan aktivitasnya, tetapi juga memastikan bahwa tidak ada aktivitas serupa yang kembali dilakukan di lokasi tersebut,” ujarnya.

 

Pada pukul 09.30 WIB, rombongan gabungan berangkat menuju lokasi dan tiba di lokasi pertama pada pukul 10.15 WIB. Lokasi pertama merupakan area galian C milik Sdr. RD dan juga terkait dengan lokasi milik Sdr. IB, keduanya beralamat di Dusun III Durian Tandang Desa Kualu dengan titik koordinat 0.383567, 101.385330. Di lokasi ini, rombongan disambut oleh sekitar 50 warga Desa Kualu yang telah lama menanti kehadiran aparat kepolisian untuk mengatasi masalah yang dianggap merusak tanah dan sumber daya alam lokal.

Baca Juga:  Bupati Kampar Tinjau Kesiapan Peresmian Jembatan Merah Putih Presisi di Desa Gobah

 

Setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh, personel gabungan menemukan bahwa tidak ada aktivitas penambangan yang berlangsung saat itu. Namun, ditemukan sisa tumpukan material pasir yang diduga merupakan hasil dari kegiatan penambangan sebelumnya. Selain itu, rombongan juga menuju lokasi ketiga milik pihak yang dikenal sebagai “3 PT” dengan alamat Parit Baru Kecamatan Tambang dan titik koordinat 0.366404, 101.348503 untuk melakukan penertiban serupa.

 

Sebagai bentuk tindakan tegas, personel gabungan melakukan beberapa langkah penindakan, antara lain:

 

– Memasang Police Line di seluruh lokasi galian C untuk mencegah adanya aktivitas penambangan kembali serta memastikan area tersebut berada dalam pengawasan hukum untuk proses selanjutnya.

 

– Melakukan pembongkaran terhadap semua struktur dan tempat yang digunakan untuk kegiatan galian C sebagai bentuk penertiban yang tegas terhadap aktivitas tanpa izin.

 

– Mendokumentasikan seluruh bukti fisik yang ditemukan di lokasi untuk keperluan penyidikan hukum lebih lanjut.

 

Salah seorang warga Desa Kualu yang tidak ingin disebutkan namanya menyampaikan rasa lega atas tindakan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. “Kami sudah lama merasa khawatir karena aktivitas ini merusak tanah dan membuat lingkungan menjadi tidak aman. Terima kasih kepada polisi yang telah cepat tanggap menangani masalah ini,” ujarnya.

 

Kegiatan penertiban berlangsung dengan lancar dan aman hingga pukul 13.00 WIB, dengan situasi yang tetap kondusif dan dukungan penuh dari masyarakat setempat. Pihak Polres Kampar menyampaikan bahwa penertiban terhadap ilegal mining ini akan terus dilakukan secara berkala di berbagai wilayah Kabupaten Kampar untuk menjaga kelestarian alam dan kepentingan masyarakat.

 

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tetap aktif melaporkan setiap aktivitas ilegal yang ditemukan agar bersama-sama kita bisa menjaga Kabupaten Kampar tetap lestari dan aman,”

Lp. Indra Ef..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Galian C Milik Aris, Lokasi Galian C di Sungai Tonang Terpantau Tidak Beroperasi, Hanya Menemukan Alat Yang Rusak
Kapolsek Tapung Melalui Bhabinkamtibmas Desa Flambayan Cek Perkembangan Jagung Pipil, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional
HUT BHAYANGKARA KE-80 MERIAHKAN – LINTAS SEKTOR GELAR GOTONG ROYONG DI JEMBATAN LIMA’U MANIS, HUBUNGKAN KECAMATAN KAMPAR DAN KAMPAR UTARA  
Bhabinkamtibmas Sei Lembu Makmur Tinjau Lahan Jagung Pipil, Wujud Nyata Dukungan Program Ketahanan Pangan Nasional
Kapolsek Tapung Buka Turnamen Badminton Cup II – 32 Tim Meriahkan Hut Bhayangkara Ke-80, Target Cari Pemain Berprestasi  
Dua Bulan Lebih Gaji Puluhan Pekerja PT Rodo Eleska Teknik Mandiri Belum Dibayar, Nasib Malang Pekerja Mengadu Nasib di Proyek Galangan Kapal Bintan
Polda Riau Tegaskan Rekrutmen Akpol 2026 Tanpa Jalur Khusus, Semua Peserta Punya Kesempatan yang Sama
KOTI MPC Kota Pekanbaru Silaturahmi ke Camat Rumbai, Perkuat Sinergi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:44 WIB

Diduga Galian C Milik Aris, Lokasi Galian C di Sungai Tonang Terpantau Tidak Beroperasi, Hanya Menemukan Alat Yang Rusak

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:08 WIB

Kapolsek Tapung Melalui Bhabinkamtibmas Desa Flambayan Cek Perkembangan Jagung Pipil, Dukung Program Swasembada Pangan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 07:49 WIB

Bhabinkamtibmas Sei Lembu Makmur Tinjau Lahan Jagung Pipil, Wujud Nyata Dukungan Program Ketahanan Pangan Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:16 WIB

Kapolsek Tapung Buka Turnamen Badminton Cup II – 32 Tim Meriahkan Hut Bhayangkara Ke-80, Target Cari Pemain Berprestasi  

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:12 WIB

Dua Bulan Lebih Gaji Puluhan Pekerja PT Rodo Eleska Teknik Mandiri Belum Dibayar, Nasib Malang Pekerja Mengadu Nasib di Proyek Galangan Kapal Bintan

Berita Terbaru