Disbunnak Kampar Tegaskan Urgensi Jalan Produksi: Dorong Akses Ekonomi dan Kuatkan Sawit Rakyat

- Penulis

Kamis, 2 April 2026 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kampar – Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Kesehatan Hewan (Disbunnak Keswan) Kabupaten Kampar, Marahalim, menegaskan bahwa program pembangunan jalan produksi yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kampar merupakan langkah strategis dan terencana dalam memperkuat akses ekonomi masyarakat, khususnya di sektor perkebunan.

Ia menjelaskan, program tersebut bukan kebijakan yang berdiri sendiri, melainkan lahir dari proses perencanaan yang panjang, sistematis, dan berbasis kebutuhan masyarakat melalui mekanisme resmi perencanaan pembangunan daerah.

“Program jalan produksi ini bukan program yang tiba-tiba, tetapi melalui proses perencanaan yang jelas, mulai dari usulan masyarakat dalam Musrenbang tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten. Kemudian diselaraskan dengan RKPD, masuk dalam DPA, dan memiliki dasar hukum Perda sebagai payung pelaksanaannya,” ujar Marahalim, Kamis (2/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pola perencanaan tersebut menunjukkan bahwa pembangunan jalan produksi bersifat aspiratif, legal, terukur, dan akuntabel, serta sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Lebih lanjut, Marahalim menyampaikan bahwa pembangunan jalan produksi juga merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan nasional, mengingat kelapa sawit merupakan salah satu komoditas strategis yang memiliki peran penting bagi perekonomian Indonesia.

“Kelapa sawit berkontribusi besar sebagai penghasil devisa negara, penopang neraca perdagangan, serta penggerak ekonomi rakyat. Karena itu pemerintah pusat juga mendorong berbagai program seperti Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), peningkatan produktivitas, dan penguatan hilirisasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program strategis nasional tersebut sangat bergantung pada kesiapan daerah, terutama dalam penyediaan infrastruktur pendukung seperti jalan produksi.

Baca Juga:  Mengenang Jejak Pahlawan Lewat Ziarah, Pemkab Bengkalis Beri Penghormatan Kepada Pejuang

Jalan produksi, lanjutnya, memiliki peran penting sebagai penghubung kebun masyarakat dengan pabrik, memperlancar distribusi hasil panen, serta menjaga kualitas dan stabilitas harga tandan buah segar (TBS) sawit.

“Dengan adanya jalan produksi yang baik, distribusi hasil kebun menjadi lebih lancar, biaya angkut menurun, kualitas hasil terjaga, dan harga jual petani meningkat,” ujarnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur tersebut juga memberikan dampak luas bagi ekonomi daerah, seperti mendorong tumbuhnya sektor transportasi, perdagangan hasil kebun, hingga UMKM di wilayah pedesaan.

“Pada akhirnya, perputaran ekonomi meningkat, daya beli masyarakat naik, dan sektor perkebunan semakin kuat menopang ekonomi daerah,” tambahnya.

Marahalim juga menegaskan bahwa jika terdapat pandangan yang menyebut program tersebut tidak bermanfaat, maka hal itu perlu dilihat secara utuh dan komprehensif berdasarkan dampak jangka panjangnya terhadap masyarakat dan perekonomian daerah.

“Penilaian terhadap pembangunan tidak bisa hanya dilihat dari satu sisi. Harus dilihat dari manfaat luasnya bagi masyarakat dan daerah,” tegasnya.

Ia menutup dengan menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan di bawah kepemimpinan Bupati Kampar Ahmad Yuzar dan Wakil Bupati Misharti tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga pada penguatan akses ekonomi, daya saing sawit rakyat, serta fondasi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Jhony Charles Hadiri Milad ke-34 MTs Negeri 1 Rokan Hilir, Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkarakter
BRI Relokasi Kantor Kas Nagoya ke Komplek Newton, Tingkatkan Efisiensi dan Kemudahan Layanan Nasabah
Hadir Hari Mangrove Sedunia, Kasmarni: Mari Kita Tanam Mangrove sebagai Langkah Nyata Jaga Kelestarian Ekosistem dan Benteng Pesisir
Jejak Peredaran Rokok Ilegal di Batam: Siapa Pengendali di Balik Jaringan Manchester dan PSG?
Bupati Kasmarni Berbaur Bersama Masyarakat, Senam dan Cek Kesehatan Meriahkan Hari Jadi ke-514 Bengkalis
Ketua DPRD: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Persatuan Sempena Hari Jadi Bengkalis ke-514
Mahasiswa Kukerta Unri Gelar Art Therapy untuk Pelajar MTs Nurul Jadid Desa Pedekik
Anggota DPRD Bengkalis Hendra Jeje Jaring Aspirasi Masyarakat Desa Bantan Sari
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:56 WIB

Wakil Bupati Jhony Charles Hadiri Milad ke-34 MTs Negeri 1 Rokan Hilir, Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkarakter

Senin, 27 Juli 2026 - 11:40 WIB

BRI Relokasi Kantor Kas Nagoya ke Komplek Newton, Tingkatkan Efisiensi dan Kemudahan Layanan Nasabah

Senin, 27 Juli 2026 - 11:14 WIB

Hadir Hari Mangrove Sedunia, Kasmarni: Mari Kita Tanam Mangrove sebagai Langkah Nyata Jaga Kelestarian Ekosistem dan Benteng Pesisir

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:11 WIB

Jejak Peredaran Rokok Ilegal di Batam: Siapa Pengendali di Balik Jaringan Manchester dan PSG?

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:03 WIB

Bupati Kasmarni Berbaur Bersama Masyarakat, Senam dan Cek Kesehatan Meriahkan Hari Jadi ke-514 Bengkalis

Berita Terbaru