Cahaya Obor dan Gema Takbir: Menjemput Kemenangan di “Negeri Seribu Suluk”

- Penulis

Senin, 23 Maret 2026 - 03:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rohul | Malam itu, Jumat (20/3/2026) langit di atas Masjid Agung Madani Islamic Center Rokan Hulu tidak hanya dihiasi bintang. Ribuan lidah api dari obor yang dibawa warga perlahan membelah kegelapan, menciptakan pemandangan serupa sungai cahaya yang mengalir tenang namun penuh energi.

​Suara tabuhan beduk yang dipukul mantap oleh Plh Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, bersama jajaran Forkopimda menjadi gong pembuka. Bukan sekadar seremoni, dentuman kulit lembu itu seolah menjadi denyut nadi kerinduan masyarakat akan hari kemenangan setelah genap sebulan menunaikan ibadah puasa.

​Lafaz Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar terus berkumandang, saling bersahutan memenuhi udara malam. Para peserta pawai, mulai dari pejabat teras lingkungan Pemkab Rohul hingga anak-anak kecil dengan wajah berseri, melangkah pasti.

​Rute sepanjang dua kilometer dari gerbang Masjid Agung dan kembali lagi ke halaman masjid tersebut dipadati oleh lautan manusia. Cahaya obor yang bergoyang tertiup angin malam seakan melambangkan semangat yang tak kunjung padam untuk terus menghidupkan syiar Islam di bumi “Negeri Seribu Suluk”.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Malam ini bukan hanya tentang berjalan kaki, tapi tentang merayakan kembalinya kita pada fitrah. Gema takbir ini adalah suara kemenangan kolektif kita,” ujar salah seorang warga di tengah kerumunan.

​Di balik kemeriahan api dan suara, terselip pesan reflektif yang kuat. Dalam sambutannya, Plh Bupati Syafaruddin Poti tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya melihat antusiasme masyarakat yang kembali memadati masjid-masjid selama Ramadan.

Baca Juga:  Danpuslatpur dan Bupati OKU Perkuat Kolaborasi Strategis di Mako Puslatpur

​Namun, beliau menekankan bahwa “kemenangan” yang sesungguhnya bukanlah saat pawai berakhir, melainkan bagaimana konsistensi ibadah tersebut berlanjut setelah bulan suci lewat.

​Refleksi Diri: Menjadikan Idulfitri sebagai momentum kelahiran kembali (fitrah).
​Konsistensi: Mempertahankan kebiasaan memakmurkan masjid yang sudah terbentuk selama Ramadan.
​Peningkatan Spiritual: Menjadikan hari-hari setelah Ramadan sebagai sarana untuk jauh lebih dekat kepada Allah SWT.

​Saat rombongan pawai kembali memasuki halaman Masjid Agung Madani, suasana haru dan bahagia bercampur menjadi satu. Bagi masyarakat Rokan Hulu, Pawai Obor ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan simbol bahwa api keimanan harus terus dijaga agar tetap menyala meski Ramadan telah berlalu.

​Kini, saat fajar Idulfitri menyingsing, harapan besar tertumpu pada setiap langkah kaki yang pulang ke rumah: agar kebiasaan baik yang ditempa selama sebulan penuh tak ikut padam bersama obor yang diletakkan. (Kominfo/HRD).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Api Meluas, Brimob Riau Sigap Tangani Karhutla di Siak
KOTI MPC PEMUDA PANCASILA PEKANBARU RUTIN GELAR JUMAT BERKAH, 150 NASI KOTAK DIBAGIKAN KE MASYARAKAT
Brimob Riau Turun Langsung Tangani Karhutla, Formula X-Fire Polri Dikerahkan
Bupati Kasmarni Tinjau Karhutla Sungai Meranti, Turun Langsung Padamkan Api
BEA CUKAI BATAM SIAP TINDAK MANCHESTER DAN PSG, SEJALAN DENGAN INSTRUKSI MENKEU: ROKOK ILEGAL AKAN DIBERANTAS
Perempuan Diduga Direkam Diam-Diam di Toilet Cafe Filosofi Sambal Dumai
Tak Kenal Waktu, Brimob Riau Berjibaku Padamkan Karhutla di Meranti hingga Malam
DPRD Pekanbaru Apresiasi Perbaikan Jalan Limbungan, Aspirasi Warga Pasti Direalisasikan Pemko
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 02:55 WIB

Cegah Api Meluas, Brimob Riau Sigap Tangani Karhutla di Siak

Jumat, 11 September 2026 - 06:38 WIB

Brimob Riau Turun Langsung Tangani Karhutla, Formula X-Fire Polri Dikerahkan

Senin, 7 September 2026 - 09:48 WIB

Bupati Kasmarni Tinjau Karhutla Sungai Meranti, Turun Langsung Padamkan Api

Senin, 7 September 2026 - 06:23 WIB

BEA CUKAI BATAM SIAP TINDAK MANCHESTER DAN PSG, SEJALAN DENGAN INSTRUKSI MENKEU: ROKOK ILEGAL AKAN DIBERANTAS

Sabtu, 5 September 2026 - 06:29 WIB

Perempuan Diduga Direkam Diam-Diam di Toilet Cafe Filosofi Sambal Dumai

Berita Terbaru