Oknum Sekdes Tambusai Utara Diduga Mengamuk di Balai Adat Rantau Kasai, Meja Dibalik Hingga Anak Kecil Terluka

- Penulis

Senin, 16 Maret 2026 - 01:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rantau Kasai – Suasana kegiatan pengalokasian hasil tanah ulayat anak kemenakan adat Melayu Rantau Kasai mendadak ricuh setelah seorang oknum aparatur desa diduga mengamuk di tengah acara yang dihadiri ribuan masyarakat.

Peristiwa tersebut terjadi saat kegiatan yang digelar Lembaga Kerapatan Adat Rantau Kasai terkait pembagian hasil tanah ulayat yang dikelola melalui PT Rantau Kasai Grup (RKG) pada Minggu (15/03/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, seorang oknum Sekretaris Desa Tambusai Utara berinisial AM, yang juga diketahui menjabat sebagai Hulubalang suku, diduga tiba-tiba menunjukkan sikap emosional di awal acara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oknum tersebut dilaporkan menggebrak dan membalikkan meja hingga dua kali di tengah forum adat yang sedang berlangsung.

Akibat kejadian tersebut, seorang anak kecil dilaporkan mengalami luka di bagian kepala, karena berada tidak jauh dari lokasi saat insiden terjadi.

Kejadian itu terjadi di hadapan ribuan anak kemenakan adat Melayu Rantau Kasai yang datang menghadiri kegiatan pembagian hasil tanah ulayat tersebut.

Sejumlah warga yang hadir menilai tindakan tersebut sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang aparatur desa, terlebih kegiatan tersebut berlangsung di balai adat yang seharusnya menjadi tempat musyawarah dan penyelesaian persoalan secara bijak.

Baca Juga:  KAPOLSEK PANIPAHAN IPTU SUBIARTO A. TAMPUBOLON, S.H., M.H. PIMPIN LANGSUNG PENGECEKAN PERKEMBANGAN JAGUNG PIPIL DI PANIPAHAN

“Sangat tidak memberi contoh yang baik kepada masyarakat. Di depan ribuan orang, termasuk perempuan dan anak-anak, sampai membuat orang ketakutan,” ujar seorang warga perempuan yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, kejadian tersebut semakin disayangkan karena terjadi di bulan suci Ramadan, yang seharusnya menjadi momentum untuk menahan diri dan menjaga sikap.
“Ini bulan puasa Ramadan, sebentar lagi Lebaran. Seharusnya bisa menahan diri. Apalagi ini di balai adat, tempat menyelesaikan masalah dengan musyawarah, bukan dengan amarah,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan resmi mengenai pemicu kemarahan oknum tersebut, dan pihak terkait juga belum memberikan klarifikasi atas insiden yang terjadi di tengah kegiatan adat tersebut.

Masyarakat berharap peristiwa tersebut dapat segera disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat adat Rantau Kasai.HRD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel detakgaruda.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wakil Bupati Jhony Charles Hadiri Milad ke-34 MTs Negeri 1 Rokan Hilir, Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkarakter
BRI Relokasi Kantor Kas Nagoya ke Komplek Newton, Tingkatkan Efisiensi dan Kemudahan Layanan Nasabah
Hadir Hari Mangrove Sedunia, Kasmarni: Mari Kita Tanam Mangrove sebagai Langkah Nyata Jaga Kelestarian Ekosistem dan Benteng Pesisir
Jejak Peredaran Rokok Ilegal di Batam: Siapa Pengendali di Balik Jaringan Manchester dan PSG?
Bupati Kasmarni Berbaur Bersama Masyarakat, Senam dan Cek Kesehatan Meriahkan Hari Jadi ke-514 Bengkalis
Ketua DPRD: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Persatuan Sempena Hari Jadi Bengkalis ke-514
Mahasiswa Kukerta Unri Gelar Art Therapy untuk Pelajar MTs Nurul Jadid Desa Pedekik
Anggota DPRD Bengkalis Hendra Jeje Jaring Aspirasi Masyarakat Desa Bantan Sari
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 09:56 WIB

Wakil Bupati Jhony Charles Hadiri Milad ke-34 MTs Negeri 1 Rokan Hilir, Tekankan Pentingnya Pendidikan Berkarakter

Senin, 27 Juli 2026 - 11:40 WIB

BRI Relokasi Kantor Kas Nagoya ke Komplek Newton, Tingkatkan Efisiensi dan Kemudahan Layanan Nasabah

Senin, 27 Juli 2026 - 11:14 WIB

Hadir Hari Mangrove Sedunia, Kasmarni: Mari Kita Tanam Mangrove sebagai Langkah Nyata Jaga Kelestarian Ekosistem dan Benteng Pesisir

Minggu, 26 Juli 2026 - 17:11 WIB

Jejak Peredaran Rokok Ilegal di Batam: Siapa Pengendali di Balik Jaringan Manchester dan PSG?

Minggu, 26 Juli 2026 - 05:03 WIB

Bupati Kasmarni Berbaur Bersama Masyarakat, Senam dan Cek Kesehatan Meriahkan Hari Jadi ke-514 Bengkalis

Berita Terbaru